Perceraian Indomobil dengan Renault Bukan karena KIA

M Luthfi Andika - detikOto
Jumat, 28 Jun 2019 14:52 WIB
KIA. Foto: Pool (carscoops)
Jakarta - Indomobil mengakui sebelumnya sudah ada pembicaraan akan bergabungnya KIA di bawah payung Indomobil Group. Namun kabar ini jadi semakin menarik, karena sebelumnya salah satu pabrikan Eropa Renault, memutuskan untuk tidak lagi tergabung dalam Indomobil.

Jadi wajar jika ada yang berpendapat, masuknya KIA mobil di bawah payung Indomobil karena Renault tidak lagi bergabung dalam Indomobil Group. Hmm, bagaimana jawaban Indomobil?



Indomobil Group pun memastikan hal ini tidaklah benar. Karena menurut Indomobil Group, buat bergabungnya KIA sepenuhnya karena bisnis.

"Tidak juga, karena memang Renault kita lepas," ujar Presiden Komisaris Indomobil Group, Subronto Laras, kepada detikcom.



Subronto menjelaskan, gabungnya KIA Motors di bawah payung Indomobil Group, tidak lepas dari bentuk kerjasama yang akan berbasis produksi.

"Cuma karena kita fokus untuk industri, tidak hanya impor, dan kita lihat KIA ini cukup bagus (memiliki peluang untuk memproduksi di Indonesia-Red), ujar Subronto.



Telebih, lanjut Subronto. KIA diterima dengan baik di Australia. Sehingga diharapkan KIA bisa memproduksi mobilnya di Indonesia, sehingga Indonesia bisa menjadi basis produksi untuk diekspor ke Asutralia.

"KIA cukup populer di Australia, dan melihat kerjasama Indonesia dengan Australia yang semakin baik. Ini jadi kabar bagus, sehingga kita bisa menjadi partnership di industri," ujar Subronto.

Simak Video "KIA Grand Carnival Dipastikan Meluncur di Indonesia, Segini Harganya"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/dry)