Jadi wajar jika ada yang berpendapat, masuknya KIA mobil di bawah payung Indomobil karena Renault tidak lagi bergabung dalam Indomobil Group. Hmm, bagaimana jawaban Indomobil?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak juga, karena memang Renault kita lepas," ujar Presiden Komisaris Indomobil Group, Subronto Laras, kepada detikcom.
Baca juga: Showroom KIA Sudah Ada di Gedung Indomobil |
Subronto menjelaskan, gabungnya KIA Motors di bawah payung Indomobil Group, tidak lepas dari bentuk kerjasama yang akan berbasis produksi.
"Cuma karena kita fokus untuk industri, tidak hanya impor, dan kita lihat KIA ini cukup bagus (memiliki peluang untuk memproduksi di Indonesia-Red), ujar Subronto.
Baca juga: Indomobil Benarkan KIA Gabung |
Telebih, lanjut Subronto. KIA diterima dengan baik di Australia. Sehingga diharapkan KIA bisa memproduksi mobilnya di Indonesia, sehingga Indonesia bisa menjadi basis produksi untuk diekspor ke Asutralia.
"KIA cukup populer di Australia, dan melihat kerjasama Indonesia dengan Australia yang semakin baik. Ini jadi kabar bagus, sehingga kita bisa menjadi partnership di industri," ujar Subronto.
(lth/dry)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi