Senin, 17 Jun 2019 09:12 WIB

Heboh Mobil Nasional Vietnam, Netizen Tanyakan Esemka

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Mobil pikap yang disebut-sebut sebagai mobil Esemka di pabrik di Boyolali. Foto: Ragil Ajiyanto Mobil pikap yang disebut-sebut sebagai mobil Esemka di pabrik di Boyolali. Foto: Ragil Ajiyanto
Jakarta - Vietnam akan mengirim mobil nasional pertamanya mulai hari ini, Senin (17/6/2019). Mobil nasional Vietnam bernama VinFast itu telah diwacanakan sejak 2017. Tak butuh waktu lama VinFast untuk meluncurkan mobil nasional pertama negara tersebut.

VinFast dilaporkan sudah masuk ke jalur produksi. Warga Vietnam pun cukup antusias dengan kehadiran VInFast. Buktinya baru diumumkan 10.000 unit VinFast telah dipesan oleh warganya sendiri. Pemesanan VinFast pun turut berkontribusi terhadap kenaikan 18 persen penjualan mobil di Vietnam dalam lima bulan pertama tahun 2018.



Hebohnya pemberitaan mobil nasional Vietnam turut menyeret kembali nama Esemka. Kata kunci 'Esemka' pagi ini menjadi salah satu trending topic di Twitter. Tak sedikit warganet yang mempertanyakan kabar Esemka dan mengaitkannya dengan pemberitaan mobil nasional Vietnam.

Esemka jadi trending topic di Twitter pagi iniEsemka jadi trending topic di Twitter pagi ini Foto: Twitter


"Wow, apa kabar Esemka," komentar salah satu warganet di Twitter menanggapi pemberitaan mobil nasional Vietnam.

Bicara soal Esemka, mobil itu memang ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia sebagai mobil yang murni buatan Indonesia. Namun sudah belasan tahun hingga sekarang, mobil Esemka belum jelas kabar terkait produksi massal dan penjualannya.



Kabar terakhir mobil-mobil Esemka telah melakoni serangkaian tes. Nama Esemka pun rupanya tercantum dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 103 Tahun 2018 tentang Perubahan Ketiga Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2018 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2018.

Dari data yang dilihat detikcom, Rabu (8/5/2019) lalu, mobil Esemka masuk ke dalam beberapa kategori Microbus dan Mobil Barang. Model Esemka yang masuk dalam daftar itu adalah Borneo 2.7D M/T dengan tahun buat 2018. Borneo dalam daftar tersebut memiliki Nilai Jual Kendaraan Bermotor Rp 230 juta.

Selain Borneo, Esemka Bima dan Digdaya tercantum dalam daftar mobil barang/beban-pick up bersama dengan Daihatsu, DFSK, Mitsubishi dan sederet merek lainnya. Tampak ada empat pilihan mesin Esemka Bima yang tercantum di sana dan satu model Digdaya. Mulai dari Esemka Bima 1.0 M/T, Bima 1.3 M/T, Bima 1.3 L M/T, Bima 1.8 D M/T, dan Digdaya 2.0 M/T. Kelima model tersebut juga masuk dalam tahun pembuatan 2018.

Nilai NJKB Esemka Bima juga terbilang rendah. Bahkan tak ada yang sampai Rp 100 juta. NJKB Esemka Bima tertulis mulai Rp 40-55 juta untuk varian tertinggi. Sedangkan Esemka Digdaya memiliki NJKB senilai Rp 195 juta.

Kemudian untuk tahun 2019, hanya ada dua model Esemka yang tercantum dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2019.

Dalam daftar itu ada Esemka Garuda 1 2.0 M/T serta Bima yang masuk dalam daftar mobil penumpang juga pick-up dengan nilai NJKB masing-masing Rp 209 juta dan Rp 81 juta .

Mobil Esemka juga dinyatakan lulus uji tipe di Kementerian Perhubungan, di antaranya model BIMA 1.0 (4 × 2) MT, BIMA 1.3 L (4 × 2) MT untuk mobil barang. Dan tipe penumpangnya yaitu GARUDA I 2.0 (4 × 4) MT. Dan masih ada beberapa model lain yang sudah selesai seperti BIMA 1.3 (4 × 2) M / T, BIMA 1.8D (4 × 2) M / T, NIAGA 1.0 (4 × 2) M / T, DIGDAYA 2.0 (4 × 2) M / T, dan BORNEO 2.7D (4 × 2) M / T. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed