Rabu, 22 Mei 2019 14:46 WIB

Xpander Tiba-tiba Mati di Vietnam karena Residu Bensin

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Mitsubishi Xpander rakitan Indonesia yang diekspor. Foto: Rengga Sancaya Mitsubishi Xpander rakitan Indonesia yang diekspor. Foto: Rengga Sancaya
Da Nang - Mitsubishi Xpander di Vietnam juga dikeluhkan mati mendadak saat melaju. Kasus ini sebelumnya dialami oleh konsumen Xpander di Filipina.

Diberitakan Zinc.vn, kemungkinan masalahnya adalah sistem pompa bahan bakar mobil. Menurut Pham Hung, pemilik Xpander di Vietnam, mobilnya mati mendadak karena residu bensin yang menyebabkan masalah di sistem pompa bahan bakar mobil.

Menurut Hung, Mitsubishi Xpander miliknya baru menempuh jarak 9.022 km. Mobilnya ia pakai dan rutin diservis.



Setelah mengalami masalah mati mendadak, Hung membawa mobilnya ke bengkel resmi untuk klaim garansi. Teknisi mendeteksi bahwa pompa bensin memiliki residu atau kotoran yang mengendap.

Ini diyakini menjadi biang keladi mobil tiba-tiba mati saat melaju. Menurut Hung, bensin dengan residu membuat sistem pompa bahan bakar bermasalah.

"Menurut pemilik mobil, lumpur bensin dapat merusak pompa bahan bakar karena bensin berkualitas rendah," tulis Zinc.vn.

Pihak Mitsubishi Vietnam telah menyelesaikan masalah dengan mengganti pompa bensin baru. Kata Hung, setelah diperbaiki dia belum mengalami mesin tiba-tiba mati lagi.



Mitsubishi Vietnam belum mengumumkan penyebab pastinya. Perusahaan mengatakan telah meng-update situasi ini kepada perusahaan induknya Mitsubishi Motors Corporation untuk melakukan tes teknis.

Errornya suplai bahan bakar pada Mitsubishi Xpander terjadi juga di Filipina. Xpander di kedua negara itu disuplai dari pabrik yang sama, yaitu pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) selaku manufaktur di Indonesia.

Sebelumnya, di Filipina konsumen Xpander mengeluhkan mobilnya tiba-tiba mati saat melaju. Salah satu laporan yang lebih spesifik menyebutkan, Xpander mereka mati di kecepatan 60 km/jam saat dikendarai di jalan raya. Masalahnya adalah kesalahan pada sistem bahan bakar, khususnya fuel pump atau pompa bahan bakar.



Menanggapi keluhan itu, Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Irwan Kuncoro mengatakan Mitsubishi Motor Corps selaku prinsipal masih menginvestigasi. Menurut Irwan, Xpander di Indonesia belum ada kejadian seperti itu.

"Itu yang kita dengar seperti itu kita masih investigasi," tanggap Irwan saat ditemui dalam acara buka bersama di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (17/5 2019) lalu.

Pihak Mitsubishi pun masih mempelajari masalah tersebut karena komponen yang digunakan untuk produksi dalam negeri dan ekspor tidaklah berbeda jauh. Menurut Irwan, Xpander di Indonesia tidak ada keluhan serupa. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com