Sabtu, 20 Apr 2019 16:15 WIB

Skandal Carlos Ghosn, Nissan Pangkas Produksi Global Sampai 15 Persen

Ruly Kurniawan - detikOto
Foto: Renault Foto: Renault
Jakarta - Jelang ditangkapnya mantan Bos Nissan Carlos Ghosn, Nissan Motor Co. Ltd akan memangkas produksi globalnya sekitar 15 persen. Hal tersebut bakal mulai dijalankan hingga tahun fiskal Maret 2020.

Kebijakan itu menunjukkan perusahaan tersebut telah bergeser dari ekspansi agresif yang dilakukan oleh mantan Chairman Nissan, Carlos Ghosn. Pengurangan 15 persen produksi mobil Nissan, sebagaimana dikutip Reuters, merupakan yang paling besar sejak lebih dari satu dekade perusahaan asal Jepang itu berdiri.

Nissan akan terus berupaya mengantisipasi anjoknya penjualan di pasar luar negeri, termasuk di Amerika Serikat. Nissan akan memproduksi sekitar 4,6 juta unit kendaraan pada tahun fiskal 2019.


Kebijakan Nissan tersebut kemungkinan akan berdampak pada pendapatan dan aliansi Nissan dengan produsen mobil Prancis, Renault

Awal tahun ini, Nissan, yang telah berjuang melawan penurunan penjualan, menurunkan perkiraan laba operasi untuk tahun fiskal saat ini menjadi 450 miliar yen (U$4 miliar) atau 22% lebih rendah dari tahun sebelumnya. Angka itu akan menjadi laba terendah Nissan sejak 2013.

Harga saham Nissan sendiri, terperosok dalam skandal pelanggaran keuangan yang melibatkan Ghosn dan perusahaan itu sendiri. Saham perusahaan tersebut diperdagangkan turun 1,2 persen dimulai pekan ini. (ruk/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed