Hal tersebut dipaparkan Chief Financial Officer BMW, Nicolas Peter sebagaimana dilaporkan Reuters, Kamis (18/4/2019). Dengan begitu jelas sudah bahwa pihak BMW tidak akan beraliansi dengan Mercedes-Benz (Daimler AG).
Tetapi hal itu hanya untuk pengembangan mobil kompak saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehingga masih besar kemungkinan BMW dan Mercedes-Benz akan bergandeng tangan untuk mengembangkan kendaraan listrik yang direncanakan akan mulai gencar dirilis 4 tahun dari sekarang.
BMW maupun Mercedes-Benz bukanlah dua pabrikan pertama yang menyatakan diri untuk berkolaborasi demi pengembangan mobil listriknya. Dalam beberapa tahun terakhir, sudah banyak usaha patungan antar produsen mobil untuk mendulang keuntungan di masa depan.
Baca juga: BMW Hanya Bawa X5 Tipe Termahal ke Indonesia |
Sebelumnya sudah ada Toyota dan Mazda, Toyota dan Suzuki, Ford dengan Volkswagen, BMW dan Toyota untuk pengembangan Z4 dan Supra serta aliansi Nissan-Mitsubishi bersama Renault guna mempermudah transfer teknologi dari masing-masing manufaktur.
Tonton juga video terbaru Ototes skutik BMW yang harganya melampaui Avanza berikut ini:
(ruk/dry)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit