Rabu, 17 Apr 2019 13:23 WIB

Sienta Juga Alami Nasib Kurang Mujur Seperti BR-V

Dina Rayanti - detikOto
Toyota Sienta. Foto: Toyota Toyota Sienta. Foto: Toyota
Jakarta - Ada beberapa model mobil di Indonesia yang mulai tak dilirik masyarakat Indonesia. Misalnya Honda BR-V. Sempat bersaing dengan Toyota Rush dan Daihatsu Terios di tahun perdananya, memasuki tahun keempat BR-V mulai melempem.

Produksi BR-V harus dikorbankan demi sang adik Brio yang mulai diekspor April 2019. Walhasil, dalam data distribusi wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tak ada BR-V yang dikirimkan ke diler-diler Honda pada bulan Maret 2019.


Nasib yang dialami oleh BR-V kini juga tengah dirasakan Toyota Sienta. Penjualan Sienta dalam data yang sama terus merosot setiap bulannya. Bahkan pada Maret dari tujuh model Sienta yang ditawarkan hanya 35 unit Sienta terdistribusi.

Penjualan Sienta tampak merosot sejak November 2017. Tren penurunan distribusi Sienta masih berlanjut di tahun 2018. Selama 12 bulan tahun 2018, Toyota tak pernah mengirim Sienta hingga 1.000 unit setiap bulannya.

Memasuki tahun 2019, Sienta tak kunjung membaik. Dalam waktu dekat, Toyota pun belum berencana untuk memberikan ubahan pada Sienta agar penjualannya bisa kembali moncer.


Toyota pun optimis apa yang dialami Sienta saat ini hanya sementara. Sienta hanya butuh waktu agar bisa kembali memikat hati masyarakat Indonesia untuk membelinya.

"Kalau menurut saya sudah banyak yang beli di awal launching, modelnya unik chubby. Di Jepang laku banget, di Indonesia perlu waktu saja sepertinya," ujar Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto beberapa waktu lalu.

Video Ototest Toyota Sienta

[Gambas:Video 20detik]

Sienta Juga Alami Nasib Kurang Mujur Seperti BR-V
(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed