Kamis, 28 Mar 2019 14:14 WIB

Geely Selamatkan smart dari Suntik Mati?

Rizki Pratama - detikOto
Kepala smart Katrin Adt Foto: Daimler Kepala smart Katrin Adt Foto: Daimler
Stuttgart - Merek mobil imut Daimler, smart, tengah jadi hot isu kembali karena terus merugi. Daimler tengah memikirkan untuk menyuntik mati merek smart, namun ada opsi lain.

Seperti dikutip dari Financial Times dan Carscoops, Daimler bisa saja bekerja sama dengan raksasa China, Geely, untuk menyelamatkan smart dari suntik mati. Geely bisa saja membeli 50 persen saham smart dari Daimler.



Memang belum ada yang resmi namun menurut beberapa sumber di kalangan dalam perusahaan, pengumuman soal pembelian saham itu akan dilakukan sebelum pameran mobil Shanghai Auto Show bulan depan.

Saat ditanya soal ini, Geely enggan berkomentar. Namun Daimler di sisi lain mengatakan mereka sudah berbicara dengan beberapa partner yang layak untuk mengembangkan mobil-mobil smart generasi berikutnya.

Selain Geely, nama China lainnya yang muncul ke permukaan adalah merek BAIC. Kerja sama dengan perusahaan lain mungkin bisa membawa smart kembali ke laju hijau.

Seperti diberitakan sebelumnya, smart diprediksi rugi sampai Rp 11 triliun per tahunnya. smart tidak pernah mencapai target penjualan 200.000 unit di seluruh dunia. Di pasar Amerika saja, smart hanya terjual 1.276 unit tahun lalu.



Mengembalikan smart ke lajur hijau mungkin sangat menantang, tapi Kepala smart yang baru Katrin Adt, dikabarkan sudah memiliki rencana besar untuk smart. Rencana besarnya seperti apa masih belum jelas, namun diyakini salah satunya adalah mengembangkan line up produk menjadi lebih luas.

Saat ini, smart mulai mengembangkan kendaraan otonom bertenaga listrik yang sudah dipamerkan di Frankfurt Motor Show 2017. Mobil diberi nama smart Vision EQ ForTwo. Mobil diklaim sebagai mobil yang super efisien, karena selain ukurannya kecil, juga tidak selalu butuh tempat parkir. Mobil ini bisa pulang sendiri ke rumah terus tanpa pengemudi.

Mobil tanpa sopir mungil dari smartMobil tanpa sopir mungil dari smart Foto: AN Uyung Pramudiarja


Bahkan jika ditengok ke dalam kabin, tidak ada roda kemudi yang tersedia. Yang ada hanya tempat duduk untuk dua orang, yang cukup lapang karena hanya ada panel 44 inci di dashboard.

Secara umum, desain mobil ini cukup imut. Headlamp LED yang dimilikinya tidak hanya berfungsi untuk penerangan, tapi juga bisa menampilkan berbagai ekspresi seperti mata berkedip.

Kalaupun harus parkir, dimensi mobil ini memungkinkan untuk parkir di mana saja. Panjangnya 2.699 mm, lebar 1.720 mm dan tinggi hanya 1.535 mm.

Sebagai penggerak, mobil ini dilengkapi baterai isi ulang Lithium-ion dengan kapasitas 30kWh. Saat tidak ada penumpang, mobil ini bisa mencari sendiri stasiun pengisian ulang.

Konsep CASE (Connected, Autonomous, Shared and Services, dan Electric) yang diusungnya cukup menjelaskan kenapa kendaraan ini bakal sangat efisien. Selain tidak perlu sopir, pemilik mobil ini juga bisa saling berbagi dengan pengguna lain dengan rute yang sama. (rip/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed