Janji Manis Honda kepada Negara untuk Genjot Ekspor

Ruly Kurniawan - detikOto
Selasa, 26 Mar 2019 14:09 WIB
Honda Brio yang diekspor ke Vietnam dan Filipina. Foto: Dok. Honda Prospect Motor
Karawang - Ekspor Honda Brio merupakan langkah awal PT Honda Prospect Motor (HPM) untuk menggeber pasar internasional. Dalam jangka waktu dua tahun dari sekarang (2021), direncanakan nilai ekspor Honda bakal naik sampai Rp 25 triliun atau dua kali lipat.

Komitmen tersebut diungkapkan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada perhelatan ekspor All New Brio di Karawang, Jawa Barat, Selasa (26/3/2019).



"Sejak tahun 2013, PT HPM telah melakukan ekspor CKD (komponen terurai) untuk 11 model kendaraan bermotor roda empat ke-12 negara ekspor di benua Asia dan Amerika. Sampai dengan tahun fiskal 2018, nilai ekspornya mencapai Rp 12 triliun," kata Airlangga.

"Nilai ekspor Brio ke Vietnam dan Filipina mencapai kurang lebih Rp 1 triliun dan nilai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sudah mencapai 89%," ucapnya lagi.



Pada tahun 2021, lanjut Airlangga, Honda Indonesia disebut berkomitmen untuk meningkatkan nilai ekspor tersebut sampai dua kali lipat.

"PT HPM akan terus ditingkatkan performa ekspornya untuk mencapai target total nilai ekspor sebesar Rp 25,5 triliun pada tahun 2021," ungkap Airlangga.

Disebutkan juga, PT Honda Prospect Motor telah melalukan ekspor dalam bentuk CBU atau utuh sejak tahun 2011 sampai 2014 yaitu Honda Freed. Saat itu, mobil dikapalkan ke Malaysia dan Thailand.



Tonton juga video Lihat Segudang Fitur Anyar New Honda Civic 1,5L Turbo:

[Gambas:Video 20detik]

(ruk/rgr)