Rabu, 13 Mar 2019 07:50 WIB

Banyak Orang Cari Mobil Bekas untuk Hindari Ganjil-genap

Luthfi Anshori - detikOto
Mobil bekas. Foto: Luthfi Anshori
Jakarta - Beberapa ruas jalan protokol di DKI Jakarta sudah tidak bisa dilalui sembarang mobil. Ruas jalan seperti MT Haryono dan Medan Merdeka Barat adalah contoh jalan yang sudah terkena aturan ganjil-genap.

Dengan adanya regulasi tersebut, maka pengendara mobil harus menyesuaikan angka di akhir plat nomor dengan tanggal yang sedang berlaku. Mobil berpelat ganjil hanya bisa melintas di tanggal ganjil dan sebaliknya.


Selain bisa meminimalisasi kemacetan parah di jam-jam sibuk, adanya kebijakan ganjil-genap ternyata memberi berkah tersendiri bagi pedagang mobil bekas. Sebab banyak konsumen yang mencari mobil kedua, dengan plat beda.

"Cukup ngefek juga ke penjualan sih ya. Banyak calon pembeli yang langsung tanya pelat nomor, ganjil apa genap, saat datang ke showroom," kata Marketing showroom Sentral Motor Singgih Wicaksono, ditemui detikcom.

"Tujuannya cari mobil dengan plat lain pasti biar mereka bisa naik mobil tiap hari. Misal di rumah punya plat genap, dia nyari plat ganjil. Langsung nyari, kadang kalau dia harus balik nama kan nomornya juga bisa berubah kan," lanjut Singgih.


Menurut Singgih, penjualan di dilernya bisa naik sekitar 10 persen di seluruh cabangnya yang ada 5 showroom.

"Ya daripada cari mobil baru, mahal, mending kan cari mobil bekas untuk mobil kedua. Kalau di tempat kami, biasanya banyak yang cari Yaris, Jazz, kadang juga Innova," pungkas Singgih.



Tonton juga video Anies Minta Warga Jakarta Maklumi Dampak Perluasan Ganjil-Genap:

[Gambas:Video 20detik]

(lua/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com