Rabu, 06 Mar 2019 11:21 WIB

Jualan C-HR Sedikit, Ini Kata Toyota

Luthfi Anshori - detikOto
Toyota C-HR Foto: Lamhot Aritonang Toyota C-HR Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Toyota C-HR hadir di Indonesia sejak April 2018, sebagai penantang dari Honda HR-V. Mobil berjenis crossover ini dibanderol sekitar Rp 480 jutaan dan Rp 490 jutaan.

Setelah hampir setahun mengaspal di Indonesia, bagaimana respon konsumen?



"Sebenarnya kami tidak memberikan target volume yang besar terhadap C-HR, karena mobil ini lebih ke arah image dan stylish model," buka Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandi, kepada wartawan di Menteng, Jakarta Pusat.

Toyota C-HRToyota C-HR Foto: Ruly Kurniawan


Karena menyasar segmen konsumen hobbies, menurut Anton, C-HR tidak dibebankan target penjualan yang banyak.



"Kami tidak merasa (C-HR) itu sebagai satu produk yang harus memiliki volume yang tinggi," lanjut Anton.

"Dari awal kami sudah tahu ini segmennya khusus ya, jadi saya rasa penjualan C-HR 20 - 30 unit (per-bulan) nggak masalah ya buat Toyota," kata Anton lagi.

Penjualan Toyota C-HR sendiri saat ini masih didominasi kota-kota besar. "Jakarta, di atas 60 - 70 persen. Setelahnya ada kota besar lainnya seperti Surabaya, Bandung, pulau Jawa lah mayoritas. Kalau di luar pulau Jawa, ada kota Medan dan Makassar," pungkasnya. (lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com