Jumat, 01 Mar 2019 21:27 WIB

Honda Tidak Akan Produksi Sedan di Dalam Negeri

Ruly Kurniawan - detikOto
Foto: Pool (Response) Foto: Pool (Response)
Jakarta - Sedan di Indonesia nampak semakin tidak bergeming walau berbagai rangsangan sudah diberi. Salah satu penyebabnya adalah skema pajak Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) yang tidak ramah.

Meski begitu, sedan masih punya peminat yakni dari pecinta mobil atau car enthusiast serta perusahaan-perusahaan tertentu khususnya untuk jabatan tinggi. Namun hal tersebut tak lantas membuat PT Honda Prospect Motor (HPM) tertarik untuk produksi sedan di pabrik dalam negerinya.

"Sedan memang sebagaimana diketahui bersama bahwa semakin lama, presentasenya makin kecil. Kalau dibandingkan dengan jumlah unit mungkin besar. Dibandingkan dengan 20 tahun lalu juga mungkin terlihat besar (sekitar 3 persen kontribusinya) tapi saat tahun itu jumlah penjualan mobil 400.000-an. Sekarang kan satu juta," ujar Direktur Pemasaran dan Purnajual Honda Prospect Motor Jonfis Fandy di Jakarta.


"Iya, sedan itu masih ada karena memang para pecinta mobil, loyalis dan car enthusiast kebanyakan bermain di sana. Beberapa perusahaan juga masih gunakan sedan khususnya di bos mereka. Kan tidak enak ya, kalau meeting bawa mobil MPV. Jadi saya rasa mereka itu request-nya sedan," lanjutnya.

Tetapi ketika berbicara besaran pasar sedan di Indonesia, Honda belum bernafsu untuk segera memasukkannya ke pabrik mereka di dalam negeri.

"Kalau berbicara market sedan, iya memang ada. Tapi kalau untuk diproduksi di sini, tidak bisa di kita. Tidak cukup volume nya, tidak efisien. Karena, basic kita kan juga bukan negara sedan, mindset nya sudah masuk ke otak (sedan adalah mobil mahal)," tutur Jonfis.


"Mau diapakan juga (mobil sedan) akan sulit bergerak daripada ke MPV ataupun SUV. Tren di dunia juga kan sekarang crossover SUV,. Tapi kita memang harus maintain karena ada konsumen Honda loyalis yang tetap di sana (memilih sedan)" kata dia lagi. (ruk/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com