Senin, 18 Feb 2019 12:11 WIB

Jokowi Singgung Biodiesel, tapi B20 Bikin Filter Cepat Kotor

Rizki Pratama - detikOto
SPBU yang Mulai Jual Biodiesel 20%. Foto: Achmad Dwi Afriyadi SPBU yang Mulai Jual Biodiesel 20%. Foto: Achmad Dwi Afriyadi
Jakarta - Pada tahun 2020 Indonesia sudah merencanakan untuk menggunakan B30 sebagai bahan bakar kendaraan bermesin diesel. Bahkan, Calon Presiden (Capres) 01 Joko Widodo mengatakan, Indonesia akan punya bahan bakar biodiesel B100.

Saat ini, penggunaan bahan bakar yang dicampur dengan kandungan minyak kelapa sawit sebesar 20 persen atau disebut B20 sudah digunakan secara menyeluruh.

"Pemakaian biodiesel sudah kita mulai dengan produksi B20 akan lanjut ke B100 sehingga ketergantungan fosil akan dikurangi dari tahun ke tahun," kata Jokowi dalam Debat Capres Jilid 2 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019) malam.



Penggunaan B20 yang sekarang sebenarnya tidak sepenuhnya berjalan dengan mulus. Meskipun memang mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, namun dampak buruk justru dirasakan oleh kendaraan yang menggunakannya.

Campuran bahan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) pada bahan bakar fosil menyebabkan lebih singkatnya umur pemakaian filter solar pada mesin diesel. B20 yang digunakan saat ini menghasilkan cairan residu berupa gel yang menutup saringan sehingga mengurangi tenaga dari kendaraan bermesin diesel.



"Filter solar akan lebih cepat jika umurnya dengan pencampuran FAME (yang) memunculkan gel yang menutup saringan, jadi power berkurang," ujar Direktur Penjualan dan Promosi PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Santiko Wardoyo saat ditemui beberapa waktu lalu.

Santiko menambahkan frekuensi pergantian filter solar terhadap penggunaan bahan bakar B20 menjadi lebih sering dua kali lipat. Hal ini akan membebani konsumen kendaraan komersil dalam biaya perawatan unit mereka. "Umurnya berkurang separuh yang biasanya 20 ribu km jadi 10 ribu km ganti filternya," lanjut Santiko.

Dari permasalahan tersebut, Santiko berharap pemerintah melakukan perbaikan dalam campuran B20 agar lebih bersahabat terhadap mesin kendaraan diesel. "Kita harap pemerintah melakukan pencampuran yang lebih baik, akan ada dampak positif," katanya.

Lantas bagaimana dengan biodiesel B100 jika B20 masih membuat filter kendaraan cepat kotor?


Simak Juga 'Jokowi Vs Prabowo Tentang Nasib Biodiesel':

[Gambas:Video 20detik]


Jokowi Singgung Biodiesel, tapi B20 Bikin Filter Cepat Kotor

(rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com