Jumat, 08 Feb 2019 18:33 WIB

Ignis Bikin Pasar City Car Bernapas Lagi

Dina Rayanti - detikOto
Foto: Rangga Rahadiansyah Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta - Tahun 2013 menjadi puncak mobil-mobil city car laku dijual di Indonesia. Namun semakin ke sini, penjualannya justru menurun. City car tak lagi ngetren, kalah dengan mobil murah Low Cost Green Car yang harganya cenderung lebih murah.

Penjualan city car kembali bergairah setelah kedatangan pendatang baru Suzuki Ignis. Tertulis dalam data distribusi wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebelum Ignis hadir tepatnya pada 2016, pasar city car di Indonesia hanya mampu mencetak penjualan 22.434 unit.


Kemudian pada tahun 2017, setelah Ignis hadir secara total city car terjual sebanyak 32.047 unit.

"Benar sejak kemunculannya di 2017 pasar city car memang jadi bertumbuh pesat dan kontributor terbesarnya adalah Ignis," ujar Section Head Product Development Divisi Roda Empat PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Harold Donnel saat dihubungi detikOto, Jumat (8/2/2019).

Kalah dengan LCGC, ada beberapa produsen yang menarik city carnya karena tak sanggup bersaing. Sebelumnya ada Toyota yang menghentikan produksi Etios karena lebih fokus pada Agya. Setelahnya ada Mitsubishi yang mengumumkan tak lagi menjual Mirage.

"Pasar Ignis kita masih bagus, penyerapan bookingan kendaraan juga masih setara dengan kondisi tahun lalu," kata Harold.


Masih dalam data Gaikindo, penjualan Ignis sendiri menurun meskipun tidak terlalu drastis. Kalau pada tahun 2017 Suzuki bisa menjual 14.157 unit, sedangkan tahun 2018 sebesar 13.802 unit. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed