Jurus Renault Lawan Mobil Jepang

Ruly Kurniawan - detikOto
Selasa, 22 Jan 2019 10:35 WIB
Renault. Foto: Rachman Harianto
Jakarta - Bersama Nusantara Maxindo Group, Renault akan tampil agresif. Sehingga, pabrikan asal Prancis tersebut dapat bertanding sengit dengan para pemain dari Jepang yang sudah lama menguasai pasar otomotif Indonesia.

Paling tidak ada tiga strategi yang akan dijalankan. Mulai dari memperkenalkan produk yang sesuai dengan warga Indonesia, perluas jaringan diler, hingga kemudahan mengakses informasi terkait mobil-mobil Renault.

COO PT Maxindo Renault Indonesia (MRI), Davy J Tuilan mengungkapkan, banyak terobosan baru yang akan dilakukan di Renault. Salah satunya adalah menambah line-up model.



"Saat ini Renault memiliki 3 segmen yang diisi oleh Renault Kwid (hatchback), Duster (Low SUV), hingga Koleos (SUV). Dalam hal industri di Indonesia, ini baru 22 persen kontribusinya. Kita akan kembangkan mulai tahun ini menjadi 4 segmen dan akan menambah 55% pasarnya," kata Davy di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Pertumbuhan line-up model mobil Renault terus ditambah hingga setidaknya tahun 2021. Di mana akan ada 7 segmen yang disediakan olehnya yang terdiri dari hatchback, SUV, MPV, sampai mobil rendah emisi (hybrid dan listrik).

"Kita akan bawa mobil automatic yang perpindahan transmisinya seperti mobil sport. Kita juga akan kenalkan mobil Renault 7-seater dengan harga yang sangat terjangkau dalam waktu dekat," lanjut Davy.



Selain itu, MRI juga bertekad untuk menambah jaringan diler khususnya di wilayah Jawa, Sumatera, Sulawesi, juga Kalimantan. "Dalam 18 bulan paling tidak akan ada 15 diler khusus Renault," katanya lagi.

Tak sampai di sana, supaya bisa bertanding sengit dengan pabrikan Jepang, Renault akan buat hal yang berbeda. Seperti kemudahan mengakses informasi tentang mobil Renault dan juga layanan pembelian maupun purnajualnya.

"Diler akan kita buat sangat bersih, kinclong. Semua informasi tentang Renault mulai dari pembelian dan purnajual juga kita akan buat mudah yakni lewat aplikasi. Kita harus berbeda dengan (merek) Jepang," ungkap Davy.

"Area coverage Renault akan bertumbuh sampai 50 persen dari sekarang sampai tahun 2021," paparnya lagi.

Tentang kehadiran mobil keluarga Renault juga diperkuat dari pernyataan Quincy Govin selaku Head of Importer Renault Asia Pacific Ltd. Katanya, dalam beberapa tahun ke depan Indonesia akan kehadiran seluruh line-up model dari mobil Renault termasuk mobil keluarga 7-penumpang murahnya.

"Kalian akan punya full line-up dari Renault mulai dari hatchback, SUV, hingga MPV," ungkapnya. (ruk/rgr)