Toyota sendiri tak reaktif dengan meluncurkan produk baru ketika Avanza mendapat komentar miring. Toyota meyakini fitur-fitur yang ada di dalam Avanza sudah cocok dengan masyarakat Indonesia. Masih ada beberapa fitur dalam Avanza yang dipertahankan oleh Toyota sejak pertama kali peluncuran.
"Berdasarkan studi kami, DNA Avanza dengan packaging Rear Wheel Drive, Ground Clearance dan 7-seater MPV yang ada masih diterima masyarakat," ungkap Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor Anton Jimmy ketika dihubungi detikOto Jumat (18/1/2019) pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi Avanza belum tergeser dari tahun ke tahun meskipun ada pendatang baru.
"Terbukti dengan Avanza masih mampu mempertahankan posisi no.1 MPV di 2018," tambah Anton.
Meski sedikit tergerus dengan kehadiran Xpander, Avanza masih bisa mempertahankan penjualan 6.000 hingga 7.000 unit per bulan.
Baca juga: Persaingan Avanza-Xpander Cs Selama 2018 |
Pekan lalu, Toyota baru saja merilis wajah Avanza versi terbaru. Kali ini lampu depan Avanza sudah mengusung LED, suspensi diklaim lebih nyaman, kabin lebih kedap, dan sederet perubahan lain agar penjualannya bisa meningkat lagi. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun
Masa Keemasan Mobil China Disebut Bakal Berakhir