Jumat, 07 Des 2018 16:10 WIB

Jadi Pengemudi Road Sweeper Tak Cukup Modal SIM

Ridwan Arifin - detikOto
Road Sweeper. Foto: Ridwan Arifin Road Sweeper. Foto: Ridwan Arifin
Jakarta - Road Sweeper atau kendaraan penyapu jalan menjadi andalan bagi kota metropolitan untuk menjaga kebersihan jalan protokol. Tidak seperti kendaraan pada umumnya yang hanya membutuhkan SIM dan skill berkendara untuk mengendarainya.

Ternyata untuk mengendalikan road sweeper banyak skill yang harus dimiliki.


Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Hari Nugroho saat berbincang-bincang dengan detikOto. Hari menyebut calon pengendara road sweeper bakal diberi pelatihan terlebih dahulu.

"Petugas sebelum operasional kita training dahulu, cara nurunin sapu, cara nyedot, kan ada banyak panel-panelnya, semua wilayah dikumpulkan sebelum diserahkan, setelah dapat mengoperasikan, baru kita kasih sertifikat," ungkap Hari.

Untuk menjamin kemampuan pengemudi dalam mengoperasikan road sweeper. Pihak Dinas Lingkungan Hidup Jakarta kembali melakukan training kembali kepada petugas setelah jangka waktu enam bulan.

Soalnya kendaraan tempur untuk misi menjaga kebersihan ini dibekali dengan beberapa kemampuan seperti mesin sapu, alat penyemprot serta penyedot air dan sampah. Artinya sekali pengoperasian tiga hal tersebut dapat dilakukan sekaligus.


Lebih lanjut kata Hari, pengemudi road sweeper tak boleh sembarangan. Harga unitnya yang dibanderol miliaran harus senada dengan pengoperasian yang optimal.

"Apabila ditemukan sopir tembak atau tanpa sertifikat akan kita kasih surat peringatan, dan dikeluarkan," tegas Hari.

[Gambas:Video 20detik]

(riar/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed