Kamis, 25 Okt 2018 20:29 WIB

Bikin Mobil Desa Modalnya Triliunan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Mobil Desa. Foto: Dina Rayanti Mobil Desa. Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Penggagas Esemka, Sukiyat, beralih menggarap mobil pedesaan atau AMMDes (Alat Mekanis Multiguna Pedesaan). Sukiyat kini tidak terlibat dalam pengembangan mobil Esemka.

Sukiyat saat ini mengaku fokus dalam proyek AMMDes bersama PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI) yang merupakan anak perusahaan PT Velasto Indonesia. Perusahaan ini merupakan salah satu unit usaha PT Astra Otoparts Tbk. Menurut Sukiyat, modal membuat mobil pedesaan cukup tinggi.

"Pak Kiyat bikin Mahesa (mobil pedesaan yang digarap PT KMWI) ini kan modalnya tinggi. Mahesa ini modalnya triliunan. Itu kan harus bikin gardan bagaimana, arahnya ke mana. Saya bikin pedesaan biar ekonomi tumbuh di desa-desa. Lah kalau bikin SUV, bikin sedan merek KMW kan bisa saja," kata Sukiyat kepada detikOto melalui sambungan telepon.

Menurutnya, mengembangkan mobil desa harus melalui proses panjang. Pengujian berulang-ulang harus dilakukan untuk menyempurnakan mobil desa tersebut.

"Karena ini AMMDes kita blusukan ke gunung, kita masukkan ke kali, kita lihat ada masalah apa, supaya tidak membikin malu Indonesia. Karena kalau diminta luar negeri di pasar nanti banyak masalah kita malah bikin malu bangsa Indonesia," katanya.

Sebelumnya, mobil desa juga telah diperkenalkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, Agustus lalu. Sejak diperkenalkan itu, kata Sukiyat, pihaknya masih terus menyempurnakan mobil desa sebelum diproduksi massal pada Januari 2019 mendatang.

"Kita flashback apa yang perlu dibenahi, apa yang kurang, bagaimana lebih baik lagi, kita pelajari terus. Seperti itu memang (industri yang) seharusnya bertanggung jawab," ucapnya.

Bicara soal mobil desa, AMMDes memiliki 2 fungsi, yaitu sebagai alat produksi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di pedesaan dan memobilisasi hasil produksi di desa.

Dengan fungsi tersebut, AMMDes memiliki 2 fungsi, yaitu sebagai alat produksi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di pedesaan dan memobilisasi hasil produksi di desa. AMMDes memiliki tiga tipe yaitu tipe fix bin dengan power take off (PTO-mengambil tenaga dari sumber lain dan mentransmisikan energi tersebut untuk aplikasi lain), tipe fixed bin dengan ALSINTAN dan tipe flat deck atau passenger dengan PTO. Untuk unit AMMDes yang memiliki fasilitas PTO yang terintegrasi dapat diaplikasikan dengan pemecah gabah, pemutih padi, pompa irigasi, generator dan berbagi peralatan lainnya. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com