Senin, 22 Okt 2018 08:10 WIB

Punya Pilihan Mesin 1.000 cc, Apakah Esemka Bakal Masuk LCGC?

Luthfi Anshori - detikOto
Pabrik Esemka di Boyolali. Foto: Ragil Ajiyanto Pabrik Esemka di Boyolali. Foto: Ragil Ajiyanto
Jakarta - Dari data yang diungkap Kementerian Perindustrian, mobil Esemka punya pilihan mesin berkapasitas 1.000 cc. Di antaranya adalah pikap Bima dan mobil penumpang 1.000 cc. Jika dilihat spesifikasi kapasitas mesinnya, tentu setara dengan mobil-mobil kategori Low Cost Green Car (LCGC).

Lantas, apakah Esemka memasukkan kedua model tersebut ke skema mobil LCGC juga nantinya? Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan, Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika belum bisa memastikannya.



"Untuk (Esemka) yang 1.000 cc masuk ke skema LCGC sekarang sih belum diumumkan," kata Putu saat ditemui detikOto di kantornya, di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan (19/10/2018).



Jika nantinya diluncurkan, Esemka Niaga bakal menantang mobil 1.000 cc lainnya seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Daihatsu Sigra dan Suzuki Karimun Wagon R. Selain itu, ada juga mobil 1.000 cc di luar LCGC yang ditantang Esemka Niaga, yaitu Renault Kwid.

Menurut regulasi, program LCGC harus menghasilkan mobil yang efisien bahan bakar dengan konsumsi 20 km/liter. Selain itu harus memiliki lokal konten, dan membangun pabrik di Indonesia. Sementara untuk program LCGC jilid II, pemerintah rencananya bakal meningkatkan persyaratan konsumsi bahan bakar, mencapai 23 km/liter.




Tonton juga 'Benarkah 'Pabrik Esemka' di Cileungsi?':

[Gambas:Video 20detik]

(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed