Rabu, 03 Okt 2018 18:18 WIB

Mobil Pikap Terjejer Rapi di Pabrik Esemka Boyolali

Ragil Ajiyanto - detikOto
Pabrik Esemka Boyolali saat difoto bulan Februari lalu (Foto: Ragil Ajiyanto) Pabrik Esemka Boyolali saat difoto bulan Februari lalu (Foto: Ragil Ajiyanto)
Boyolali - Sejumlah mobil tampak berjejer di halaman pabrik mobil Esemka di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Boyolali. Mobil jenis pikap itu diperkirakan merupakan hasil perakitan di pabrik tersebut, dari penampilannya mirip pikap Esemka Bima yang sering terlihat beberapa waktu lalu.

Pabrik mobil Esemka berada di jalan Mangu - Sambi, Boyolali itu disebut-sebut untuk perakitan mobil Esemka. Pabrik tersebut berjarak sekitar 5 kilometer di sebelah barat Bandara Adi Soemarmo, Boyolali.



Dari penampilan luarnya, pabrik itu sudah mengalami perubahan dibandingkan beberapa bulan lalu. Sekarang, sudah ada pintu gerbangnya yang ditutup pintu besi. Di pintu masuk juga sudah berdiri gerbang besar dari besi bertuliskan PT. Solo Manufaktur Kreasi (SMK). Namun, tulisan itu masih tertutup kain. Di sebelah barat pintu gerbang juga ada gardu atau gazebo dari bambu, sekaligus tempat Pos Satpam.

Selain di gerbang masuk, tulisan PT Solo Manufaktur Kreasi juga tertera di pagar tembok depan pabrik dan sama-sama masih ditutupi kain. detikcom menyambangi pabrik tersebut, Rabu (3/10/2018). Namun, tidak diperkenankan masuk dan hanya sampai di Pos Satpam saja.

"Mohon maaf, sampai saat ini wartawan tidak boleh masuk," kata salah seorang Satpam.

Selain itu, wartawan juga tidak bisa mengambil gambar karena tidak diperbolehkan. Dari pantauan detikcom, saat istirahat siang tampak puluhan pemuda dengan mengendarai sepeda motor keluar dari pabrik. Mereka menuju warung semi permanen di sebelah barat pabrik untuk makan siang.



Sebagian kecil dari mereka tampak mengenakan seragam warna biru kombinasi oranye. Di bagian punggung tertulis PT Solo Manufaktur Kreasi. Sedangkan lainnya mengenakan seragam berbeda-beda, yaitu seragam praktek kerja lapangan (PKL) sejumlah SMK di Boyolali dan Solo. Ada juga yang mengenakan seragam PKL bertuliskan sebuah politehnik swasta di Solo. Setelah selesai makan, mereka segera kembali ke pabrik.

Menurut salah seorang Satpam, pabrik saat ini juga digunakan untuk magang para pelajar dari berbagai sekolah SMK. Karyawan dan pelajar magang itu sedang mempersiapkan peralatan yang akan digunakan untuk merakit mobil Esemka. Dia juga mengakui, sejumlah mobil pikap warna putih yang terparkir di halaman pabrik itu merupakan hasil rakitan di pabrik tersebut.

"Iya, sebagian dirakit disini juga itu," katanya.

Sementara itu warga sekitar pabrik, juga menyebutkan bahwa pabrik mobil Esemka sudah beroperasi atau berproduksi melakukan perakitan. Namun sejak kapan, dan apakah semuanya dirakit di pabrik tersebut dia tidak tahu.

"Sudah, di halaman dalam pabrik sudah ada mobil yang sudah jadi," kata Ipung, ditemui di bengkel di sebelah timur pabrik.

Dia juga mengaku, sejauh ini belum pernah melihat mobil Esemka yang diuji coba jalan di jalan umum sekitar pabrik. "Di dalam (pabrik) kan ada lokasi khusus untuk tes drive, ada jalan aspal, jalan bagus dan jalan tidak bagus untuk ngetes," jelasnya.

Ipung mengaku tidak tahu secara pasti sejak kapan para karyawan dan pelajar magang itu mulai beraktivitas di pabrik PT SMK. Mereka rata-rata dari wilayah Solo Raya. "Sepertinya belum lama," katanya.

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com