Mobil ini dikabarkan bakal menggunakan desain sasis baru yang disebut Mazda sebagai SkyActiv-Vehicle Architecture. Sasis ini diklaim lebih lebih kuat dan lebih kaku (rigid).
Baca juga: Mazda CX-3 Baru, Asyik Diajak Ngebut |
Platform sasis baru ini mencakup sistem suspensi belakang torsion beam yang disetel ulang, sehingga diklaim memiliki kemampuan meredam getaran yang lebih baik dan membuat kabin lebih senyap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Suspensi model torsion beam axle jauh lebih baik daripada suspensi multi-link dalam hal meredam kebisingan jalan. Jadi kami memilih itu untuk mengurangi kebisingan jalan yang masuk kabin, karena kami mendapat banyak keluhan soal hal itu," ujar Fujiwara.
Penambahan potensial lainnya adalah perlengkapan dari mesin SkyActiv-X. Mesin bensin berteknologi tinggi terbaru, dengan Spark Controlled Compression Ignition (SPCCI). Mazda mengatakan, mesin supercharged akan menghasilkan output tenaga 190 hp dan 230 Nm.
Selain perubahan sasis dan mesin, kabarnya CX-3 baru juga bakal mendapatkan pembaruan di sektor interior. Meliputi jok baru, dasbor baru, serta ruang kabin yang lebih luas, khsusunya di kursi penumpang.
Prototipe Mazda CX-3 2019, dengan SkyActiv-X sendiri sudah diperkenalkan di Jepang. Jika jadi meluncur, mobil ini akan menantang para rivalnya di kelas SUV 5 seater seperti Toyota C-HR, Hyundai Kona, Honda HR-V, dan Subaru XV.
Menarik ditunggu nih Otolovers. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit