Sabtu, 15 Sep 2018 14:12 WIB

Laporan dari Singapura

Musuh Toyota Bukan Mobil China atau Eropa Tapi Perusahaan Ini

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Toyota Mirai Foto: Toyota Toyota Mirai Foto: Toyota
Singapura - Raksasa otomotif dunia, Toyota, menilai saat ini ada perubahan pesaing yang mereka hadapi. Pesaing sesungguhnya Toyota bukan produsen mobil China atau Eropa tapi adalah perusahaan-perusahaan yang mampu membuat atau menciptakan teknologi.

Menurut Toyota mobil otomatis, penggerak alternatif, layanan mobilitas, human robot, adalah area baru dalam persaingan yang tengah berlangsung di dunia industri otomotif. Dan beberapa perusahaan start up seperti kita ketahui tengah mengembangkan layanan yang mungkin di masa depan bisa mengganggu Toyota.



"Sebagai perusahaan yang selalu optimis, Toyota tidak pernah melihat perubahan sebagai suatu halangan, tetapi dianggap sebagai sebuah peluang. Kesempatan untuk menghasilkan sesuatu yang baru dan lebih baik untuk pelanggan, menjadi sumber pertumbuhan baru bagi perusahaan. Hal-hal seperti inilah yang membuat industri otomotif selalu hidup," ujar Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto seperti dilaporkan wartawan detikOto Dadan Kuswaraharja dari Singapura.

Toyota sendiri termasuk perusahaan yang selalu mengalami perubahan. Toyota sendiri awalnya sekitar 80 tahun lalu adalah produsen mesin tenun, namun seiring inovasi, Toyota pun bisa menghasilkan mobil-mobil yang menguasai dunia.



"Inovasi telah menghasilkan kemajuan teknologi dan produk Toyota, tidak hanya menjadi produsen otomotif terbesar global, tapi juga pionir dalam berbagai pengembangan produk seperti mobil hybrid, fuel cell technology, kendaraaan otonom seperti i-concept dan human robot," ujarnya.

Concept i-seriesConcept i-series Foto: Toyota


Toyota tercatat sebagai pabrikan pertama yang meluncurkan dan memasarkan mobil ramah lingkungan berbasis teknologi hybrid melalui Toyota Prius pada 1997. Kini Toyota tercatat sebagai produsen terbesar mobil hibrida yang angka penjualan sudah mencapai angka di atas 10 juta unit.



Toyota juga merupakan pabrikan pertama yang memproduksi dan memasarkan mobil berteknologi fuel cell vehicle (FCV) berbahan bakar hidrogen melalui peluncuran Toyota Mirai pada 2014 lalu.

Toyota MiraiToyota Mirai Foto: Toyota


Mobil ini mendapat sambutan positif, dan penjualannya diproyeksikan bisa mencapai 300.000 unit pada 2020 mendatang. Toyota meyakini, mobil FCV berbahan bakar hidrogen akan mempunyai kontribusi besar untuk pencapaian target Toyota Enviromental Challenge 2050 yaitu mengurangi emisi CO2 sebesar 90% dari level 2010.

Perjalanan mengembangkan berbagai inovasi selama ini semakin meyakinkan Toyota bahwa mobilitas tidak hanya sebatas mobil, ini adalah tentang cara mengatasi tantangan dan membuat mimpi menjadi kenyataan. Mobilitas bukanlah sebatas menggerakkan manusia dalam arti fisik, tapi juga harus mampu menggerakkan emosional mereka.

Untuk mencapai tujuan itu, perusahaan harus keluar dari konsep kendaraan konvensional, menciptakan bentuk mobilitas baru, untuk mengatasi keterbatasan hari ini dan mencari solusi untuk masalah hari esok.



"Ini membutuhkan semangat untuk mulai melakukan sesuatu yang mustahil. Semangat untuk tidak menyerah pada sesuatu yang mustahil, menyerah pada sesuatu yang dipikirkan tidak bisa diraih. Inilah inti dari inisiatif global Toyota yang dirumuskan dalam kalimat "Start Your Impossible"," ujarnya.

Sebagai bagian dari Toyota Global, kampanye Start Your Impossible menurut Suryo akan memberikan dampak positif terhadap Toyota Indonesia. Start Your Impossible akan memberi energi baru bagi semangat Let's Go Beyond yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi mewarnai berbagai kegiatan Toyota Indonesia.



Dari data dan fakta selama ini tercatat bahwa sejak eksistensi di Indonesia pada 1971, Toyota selalu berupaya untuk memberikan kontribusi yang signifikan terhadap program pembangunan, baik melalui dunia otomotif maupun berbagai program lainnya.

Mulai dari pengembangan Toyota Kijang sebagai kendaraan sederhana atau basic unit vehicle pada 1977, hingga kemudian berkembang menjadi Kijang Innova sebagai kendaraan global. Berbagai produk Toyota juga tercatat sebagai pengguna komponen lokal terbesar, dan juga sebagai eksportir otomotif terbesar.
(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com