Senin, 10 Sep 2018 18:16 WIB

Impor Mobil Dibatasi, Ini Kata Toyota

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Toyota
Jakarta - Pemerintah membatasi impor mobil mobil berkapasitas di atas 3.000 cc dan supercar, serta motor di atas 500 cc. Pengendalian impor mobil dan motor mewah yang bakal efektif bulan ini dikatakan bisa mampu merangsang pertumbuhan industri otomotif dalam negeri.

Lalu seperti apa tanggapan produsen mobil Toyota? "Sambil menunggu keputusan ini disahkan pemerintah, kami kira terlalu dini menyebutkan dampaknya," ujar Vice President PT Toyota Astra Motor Henry Tanoto, kepada awak media di Kemayoran, Jakarta Pusat (9/9/2018).



Menurut Henry, pihak Toyota Astra Motor sedang melakukan studi internal, bagaimana seandainya jika pembatasan impor ini diterapkan.

"Ya, kami mengerti concern pemerintah. Kami pun sekarang sedang kalkulasi apakah nantinya akan ada kenaikan harga (mobil CBU-red) atau tidak. Dan bicara impor Toyota, persentasenya dengan produksi lokal memang sangat sedikit. Impor Toyota Astra Motor hanya sekitar 5 persen, 95 persen sisanya diproduksi dalam negeri," terang Henry.

Beberapa produk mobil impor Toyota adalah Camry, Corolla, C-HR, Voxy, Land Cruiser, Alphard, dan Hilux sementara yang menggunakan mesin 3.000 cc tinggal Land Cruiser dan Alphard saja. "Penjualannya per bulan sendiri rata-rata sekitar 2.000 unit dari total 30.000 unit penjualan Toyota per bulannya," pungkas Henry.


(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com