Semengerikan Apa Sih Mobil LCGC yang Bikin Sesak Jalanan RI?

Dina Rayanti - detikOto
Selasa, 04 Sep 2018 11:44 WIB
Mobil LCGC dari Toyota. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Semenjak muncul pertama kali tahun 2013, mobil-mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC) langsung mencuri perhatian masyarakat Indonesia. Buktinya dalam catatan milik Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada tahun pertamanya itu, mobil LCGC yang kala itu hanya ada empat model hampir menyamai penjualan city car.

Padahal mobil jenis city car sendiri sudah eksis sejak tahun 2001. Dan pada tahun 2013 penjualan city car sedang berada di puncaknya mencapai 59.417. Harga jual mobil LCGC lebih murah dari city car dengan kapasitas penumpang yang sama di dalamnya tentu membuat orang beralih.


Memasuki tahun kedua, penjualan mobil jenis LCGC semakin menggila. Dengan hanya ada lima model, LCGC penjualannya meningkat hampir empat kali lipat menjadi 172.120 unit.

Keadaan terbalik justru dialami city car. City car penjualannya merosot pada tahun 2014 yakni sebesar 44.455 unit. Semakin kesini, bukannya menurun penjualan mobil murah di Tanah Air terus menanjak.

Bahkan lima tahun hadir, LCGC sedikit lagi bisa menyamai mobil favorit masyarakat Indonesia yaitu MPV. Sepanjang tahun 2017, secara total 235.554 unit terjual. Sedangkan LMPV pada tahun yang sama dijual sebanyak 253.808 unit.


Tahun 2018 pun keadaannya hampir sama. Mobil MPV masih menjadi yang mendominasi sementara LCGC menguntit di belakangnya. Nasib city car justru semakin terpuruk penjualannya.

Nah Otolovers, kalau disuruh memilih akan pilih mobil MPV, LCGC, atau City car? (dry/rgr)