Jumat, 24 Agu 2018 17:30 WIB

Dolar Menguat, Importir Ini Nekat Datangkan Mobil Super

Rizki Pratama - detikOto
Prestige luncurkan Lamborghini baru. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Kejayaan pasar mobil mewah di Indonesia dipengaruhi oleh kurs dolar. Segmen mobil mewah ini sempat subur di Indonesia antara tahun 2012-2013 saat rupiah mampu bersaing di angka Rp 9.500. Bisnis semakin lesu setiap tahunnya seiring terus menguatnya dolar terhadap rupiah.

Meski demikian, Prestige Image Motorcars masih berusaha memenuhi kebutuhan konsumen supercar di Indonesia dengan mendatangkan sejumlah mobil mahal seperti Lamborghini, Aston Martin, dkk.

"Sekarang dolar sudah Rp 14 ribu, makanya ini udah minum obat biar kuat," canda Presiden Direktur Prestige Image Motorcars, Rudy Salim, di sela-sela peluncuran Lamborghini Huracan di Prestige Showroom, Pluit, Jakarta Utara.



Sebelumnya Prestige juga berhasil mengimpor satu-satunya jatah Aston Martin Vanquish S Ultimate yang dijual di Indonesia. Mobil tersebut hanya diproduksi 175 unit dan 5 tersebar di Asia Pacific di mana salah satunya berhasil masuk ke Indonesia.

"Mobil ini baru bulan kedua diproduksi, masuk ke Singapura bulan 6, dan di Indonesia baru beberapa hari lalu. Indonesia termasuk yang beruntung," tambah Rudy.



Setelah Ini Prestige Motor juga sedang bersiap untuk mendatangkan SUV Lamborghini, Urus. SUV pertama Lamborghini ditaksir akan dijual dengan harga sekitar 240 ribu dolar dan dihadirkan melalui Prestige pada akhir 2018.

Melalui bisnisnya ini Rudy juga berharap mampu mendongkrak perekonomian Indonesia karena dengan adanya teknologi otomotif seperti supercar maka akan membutuhkan pelayanan yang bagus juga. Oleh karena itu, hal ini akan membuka lapangan pekerjaan untuk para teknisi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di bidang otomotif. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com