Rabu, 18 Jul 2018 18:28 WIB

Kia Tepis Isu Bangkrut Jualan di Indonesia

Dina Rayanti - detikOto
Foto: Dadan Kuswaraharja Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta -

[Gambas:Video 20detik]



Produsen mobil Korea Selatan, Kia tercatat tidak melaporkan data penjualan dalam tiga bulan terakhir. Dalam data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kia terakhir menyetorkan data penjualannya pada bulan Maret 2018.

Hal itu membuat Kia diterpa isu miring terkait kebangkrutan.

Namun, Kia sendiri menampik isu sedang mengalami bangkrut terkait penjualannya di Indonesia. Kia mengklaim aktivitas jualannya di Indonesia masih normal dam baik-baik saja.



"Kalau bangkrut nggak mungkin kita sekarang launching kan," kata General Manager Marketing PT Kia Mobil Indonesia, Ridjal Mulyadi disela-sela peluncuran Kia Grand Sedona Diesel, di Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Tahun 2018 ini Kia juga memutuskan untuk absen dari pameran otomotif tahunan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Padahal biasanya pameran ini dimanfaatkan oleh para pabrikan untuk menjual mobil-mobilnya.



"Tentunya keputusan manajemen ya, jujur aja persiapan terlalu mepet kedua belum ada model fresh untuk diluncurkan. Ini memang model baru tapi cuma varian Sedona jadi memang manajemen memutuskan tidak ikut kali ini," aku Ridjal.

Jualan Kia sendiri sepanjang tahun 2018 secara wholesales (dari pabrik ke diler) hanya menjual 132 unit mobilnya dari keseluruhan model yang ditawarkan di Indonesia.

(ddn/ddn)
kia
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed