Minggu, 15 Jul 2018 09:18 WIB

Bukan karena Dolar, Harga Mobil-mobil Toyota Ini Naik

Dina Rayanti - detikOto
Beberapa model mobil Toyota mengalami kenaikkan harga. Foto: Reuters Beberapa model mobil Toyota mengalami kenaikkan harga. Foto: Reuters
Jakarta - Naiknya nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah membuat sebagian barang-barang di Indonesia naik. Termasuk harga mobil. Namun dolar bukanlah satu-satunya faktor yang membuat harga mobil naik.

Ongkos produksi juga merupakan salah satu faktor yang bisa membuat harga mobil melambung. Toyota misalnya yang mengaku sudah menaikkan harga mobil akibat ongkos produksi.


"Ada kenaikan di model Corolla Altis, Voxy, Alphard, Camry, dan Hi-Ace karena biaya produksi, tapi bukan karena nilai tukar mata uang," ungkap Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto saat dihubungi detikOto, Jumat, (13/7/2018).

"Dolar belum ada dampak di kuartal dua kemarin, karena masih ada hedging," tambahnya.

Namun, kenaikkan harga jual mobil tidak terjadi pada model-model seperti Avanza, Innova, Fortuner, dan model lainnya.


Menurut Soerjo, hal tersebut disebabkan oleh perbedaan tempat produksi beberapa model itu. Mobil-mobil yang didatangkan dari luar Indonesia justru yang terkena kenaikan harga.

"Beda manufacturer, jadi yang buat bukan ADM (Astra Daihatsu Motor) maupun TMMIN (Toyota Motor Manufacturing Indonesia). Sedan itu basenya di Jepang, Alphard sama Voxy di Jepang," pungkas Soerjo. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed