Jumat, 08 Jun 2018 03:07 WIB

Kata Nissan, Teknologi Mobil Ini Lebih Cocok untuk Indonesia

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Nissan Note e-Power. Foto: Ruly Kurniawan Nissan Note e-Power. Foto: Ruly Kurniawan
Jakarta - Teknologi kendaraan saat ini semakin canggih. Dunia membutuhkan kendaraan yang lebih ramah lingkungan mengingat mobil bermesin bakar mengeluarkan emisi yang akan merusak Bumi.

Salah satu langkah pabrikan otomotif untuk menghadirkan kendaraan ramah lingkungan adalah dengan 'menyetrumnya'. Yaitu dengan memberikan sentuhan elektrifikasi, baik teknologi hybrid maupun kendaraan listrik sepenuhnya.



"Elektrifikasi merupakan rencana jangka menengah Nissan global. Itu juga akan diaplikasikan di Nissan Indonesia. Kami sudah mengumumkan bahwa Leaf (mobil listrik Nissan) terbaru akan diluncurkan di Indonesia. Tapi untuk waktunya kapan belum diputuskan," kata Presiden Direktur Nissan Motor Indonesia, Eiichi Koito, di Jakarta.

Tak cuma mobil listrik, Nissan juga punya teknologi yang namanya e-Power. Teknologi e-Power merupakan mobil listrik tapi masih membutuhkan bensin untuk menghidupkan generatornya. Jadi semacam genset untuk menghasilkan listrik. Bensin dibutuhkan tetapi bukan sebagai bahan bakar utama untuk mesin melainkan untuk mengecas baterai motor listrik.



"e-Power, kendaraan listrik tanpa membutuhkan stasiun pengisian baterai. Jadi ini sangat pas untuk konsumen Indonesia, jadi kami mempertimbangkan untuk memperkenalkannya," kata Koito.

Teknologi itu sudah terpasang di Nissan Note e-Power. Mobil itu juga sempat dipamerkan Nissan di GIIAS 2017 lalu. Nissan Note e-Power sudah dijual di Jepang.

"Tahun lalu kami memajang di GIIAS, dan itu mendapatkan respons yang baik dari konsumen dan juga pemerintah. Jadi kami berpikir positif bagaimana mengaplikasikan elektrifikasi tersebut di Indonesia," sebut Koito. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed