Kamis, 17 Mei 2018 16:09 WIB

Infiniti yang Kalah War di Indonesia

Ruly Kurniawan - detikOto
Logo mobil mewah Infiniti. Foto: Pool (Motor1) Logo mobil mewah Infiniti. Foto: Pool (Motor1)
Jakarta - Setelah enam tahun berjuang di pasar Indonesia, salah satu mobil mewah asal Jepang, Infiniti, akhirnya menyerah. Merek mobil mewah di bawah naungan Nissan ini memutuskan mengakhiri penjualan dengan menutup diler satu-satunya di Indonesia.

Bila melihat sepak terjangnya lewat data yang dihimpun oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), memang sejak kehadirannya di tahun 2011 Infiniti terus mengalami penurunan penjualan tiap tahun. Bila harus dibandingkan dengan mobil mewah lainnya seperti BMW, Mercedes-Benz, Lexus, dan Audi, Infiniti terus menjadi yang terbawah.



Pada awal kemunculannya di tahun 2011 Infiniti langsung mampu menjual sebanyak 56 unit dalam setahun. Hal ini tentu masih jauh bila dibandingkan dengan Audi yang bisa menjual sampai 334 unit di tahun yang sama. Bahkan, BMW dan Mercedes-Benz masing-masing bisa menjual 1.551 unit dan 4.535 unit (termasuk kendaraan komersil Mercedes-Benz).

Namun hal manis itu hanya bertahan sebentar. Setahun setelahnya Infiniti malah mengalami penurunan penjualan terus-menerus. Pada tahun 2012, hanya 36 unit yang mampu dijual oleh Infiniti. Dibandingkan dengan Audi (432 unit), Lexus (612 unit), sampai BMW (2,188 unit) dan Mercedes-Benz (4,373 termasuk komersilnya), popularitas Infiniti masih jauh tertinggal.



Tahun-tahun berikutnya Infiniti makin terperosok. Mobil mewah dari Jepang ini hanya bisa menjual 16 unit di tahun 2013 dan 8 unit setahun setelahnya. Tertinggal makin jauh oleh Audi dengan 410 unit di 2013 dan 346 unit di 2014, Lexus yang bisa jual 622 unit di 2013 dan 627 unit di 2014, sampai BMW (2.460 unit di 2013 dan 2.547 di 2014) dan Mercedes-Benz (4.877 di 2013 dan 3.585 di 2014).

Sebelum benar-benar berhenti berjualan di tahun 2018, Infiniti sempat laku sampai 9 unit di 2015 dan satu unit Infiniti QX80 setahun setelahnya. Mobil mewah Infiniti di tahun 2016 merupakan mobil terakhir yang dijual. Tahun 2017 kemarin, Infiniti tidak menjual mobil sama sekali. Dan tahun ini nama Infiniti hilang dari data Gaikindo.



Berikut rekam jejak penjualan Infiniti dibanding merek mobil mewah lain di Indonesia:

Tahun 2011
Infiniti: 56 unit
BMW: 1.551 unit
Mercedes-Benz: 4.535 unit
Lexus: 462
Audi: 334

Tahun 2012
Infiniti: 36
BMW: 2.188
Mercedes-Benz: 4,373
Lexus : 612
Audi : 432

Tahun 2013
Infiniti: 16
BMW: 2.460
Mercedes-Benz: 4,877
Lexus: 622
Audi: 410

Tahun 2014
Infiniti: 8
BMW: 2.547
Mercedes-Benz: 3.585
Lexus: 627
Audi: 346

Tahun 2015
Infiniti: 9
BMW: 2.700
Mercedes-Benz: 3.784
Lexus: 648
Audi: 204

Tahun 2016
Infiniti: 1
BMW: 2.506
Mercedes-Benz: 4.233
Lexus: 1.040
Audi: 88

Tahun 2017
Infiniti: 0
BMW: 2.800
Mercedes-Benz: 1.380
Lexus: 1.282
Audi : 72

Tahun 2018 (Januari-April)
Infiniti tidak ada dalam data penjualan Gaikindo
BMW: 831
Audi: 15
Lexus: 573
Mercedes-Benz: 0 (hengkang dari Gaikindo, praktis angka penjualannya nol di data Gaikindo). (ruk/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed