Jumat, 27 Apr 2018 10:55 WIB

Harga Mobil Bekasnya Terjun Bebas, Ini Kata Audi

Ruly Kurniawan - detikOto
Audi di Jakarta. Foto: Ruly Kurniawan Audi di Jakarta. Foto: Ruly Kurniawan
Jakarta - Mobil buatan Eropa yang mengaspal di Indonesia selalu mendapat harga yang mengenaskan bila dijual kembali. Dari sekian banyak mobil serupa, mobil Audi yang penurunan harganya bisa dikatakan terjun bebas. Bagaimana tidak, Audi A3 lansiran 2014 yang harga barunya masuk Rp 350-Rp 500 jutaan hanya dihargai Rp 140 juta di pasar mobil bekas.

Ketika dikonfirmasi, Chief Operating Officer PT Garuda Mataram Motor, Jonas Chendana, mengungkapkan memang hal itu terjadi di pasar mobil bekas Indonesia. Soalnya, mobil Audi saat ingin dijual kembali selalu dibandingkan oleh jajaran mobil yang tidak mengusung teknologi serupa. Alhasil, harga bekasnya bakal turun drastis.



"Nggak salah dia ngomong begitu, betul (harga Audi terjun bebas di pasaran mobil bekas). Karena permasalahannya spesifikasi mobil kita (Audi) tidak dibandingin (dengan mobil serupa atau head-to-head). Saat kita menjual Audi kepada pedagang mobil, kita selalu disamakan dengan mobil yang penggerak dua roda, kita kan penggerak empat roda. Pajaknya lebih mahal," papar Jonas kepada wartawan di kawasan Cawang, Jakarta.

"Jadi tugas kami selaku APM (Agen Pemegang Merek) adalah mengedukasi, bahwa jangan begitu cara menjual Audi. Contoh jam tangan branded buatan Eropa, ketika dijual spesifikasinya dibandingin dengan jam tangan Jepang. Lah, ini kan namanya tidak head-to-head," lanjutnya.

Oleh sebab itu, ucap Jonas, pihak GMM melibatkan komunitas untuk membangun brand Audi supaya harga bekasnya membaik. Tidak dibandingkan dengan mobil yang bukan bandingannya atau teknologinya tidak sama.



"Dahulu juga VW kayak gitu resale valuenya jelek, kita bicara 10 tahun ke belakang ya ini. Nah sekarang saya tanya Golf GT itu haraganya jatuh tidak? Malah naik, kan?" ujar Jonas.

Di kesempatan tersebut dirinya memaparkan bahwa bagi pemilik Audi alangkah baiknya tetap digunakan saja. Jangan dijual dahulu sampai para penjual mobil bekas menemukan cara yang lebih bijak untuk menentukan harga bekas mobil Audi.

"Jadi lebih baik kalau punya Audi dipakai saja, nanti tunggu bertahun-tahun kalau sudah membaik baru dijual, pokoknya kita punya starateginya tapi nggak bisa saya katakan," kata Jonas. (ruk/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed