Selasa, 03 Apr 2018 20:31 WIB

Sebelum Esemka Meluncur, Sukiyat Pilih Produksi Mobil Desa Terlebih Dahulu

Dina Rayanti - detikOto
Sebelum Esemka Meluncur, Sukiyat Pilih Produksi Mobil Desa Terlebih Dahulu Foto: Bayu Ardi Isnanto Sebelum Esemka Meluncur, Sukiyat Pilih Produksi Mobil Desa Terlebih Dahulu Foto: Bayu Ardi Isnanto
Jakarta - Banyak kendala yang dialami penggagas mobil nasional Esemka saat mengembangkannya. Itu membuat mobil yang dikembangkan sejak tahun 2007 belum juga terlihat mengaspal dalam jumlah banyak di jalanan-jalanan Indonesia.



Penggagas Esemka, Sukiyat menyebut kendala mengembangkan Esemka bukan hanya modal saja namun juga soal pabrik-pabrik komponen lokal yang belum dimiliki oleh Indonesia.

Sukiyat masih ingin mewujudkan cita-citanya membuat mobil nasional yang sepenuhnya dibuat hingga dirakit menggunakan 100 persen komponen buatan lokal.



Tak habis akal karena kesulitan mengembangkan Esemka, Sukiyat justru beralih memproduksi mobil desa.

"Mobil desa ini praktis nggak muluk-muluk tapi ini mobil karya anak bangsa," jelas Sukiyat saat dihubungi detikOto melalui sambungan telepon, Selasa (3/4/2018).



Sukiyat menambahkan setelah mobil desa, ia masih berniat untuk mengembangkan Esemka.

"Jadi pelan-pelan kendaraan desa dulu baru nanti kendaraan perkotaan (Esemka). Ini supaya kita hati-hati supaya tidak terjadi seperti Timor. Kita sudah tahu dulu dasarnya membuat mobil jadi nggak impor sana sini lagi, nggak cuma ngencangin sekrup aja disini," tutur Sukiyat. (dry/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed