"Kami tengah mengkhawatirkan pekerjaan kami, kami merasakan adanya krisis. Mobil listrik sangat jahat, bisa menghancurkan pekerjaan kami," ujar Ketua Serikat Pekerja Hyundai, Ha Bu-young, dikutip dari Reuters, Rabu (28/3/2018).
Ia memprediksi peralihan menuju mobil listrik akan menyebabkan 70 persen pekerja kehilangan pekerjaannya di Hyundai. Itu dalam skenario terburuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Efek mobil listrik ini sudah dirasakan di 3 pabrik dari total 5 pabrik Hyundai di Ulsan Korea. Pekerja di sana sudah diminta libur lebih lama menyusul rendahnya penjualan mobil seperti Santa Fe dan sedan di Amerika.












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit