Rabu, 07 Mar 2018 08:05 WIB

Serbuan Mobil Baru Tak Memakan Pasar Mobil Seken

Ruly Kurniawan - detikOto
Mobil bekas yang dijual di WTC Mangga Dua beberapa waktu lalu. Foto: Citra Fitri Mardiana Mobil bekas yang dijual di WTC Mangga Dua beberapa waktu lalu. Foto: Citra Fitri Mardiana
Jakarta - Hadirnya beragam mobil baru di tanah air ternyata tidak memakan pasar mobil bekas. Meski belum bisa menyaingi penjualan mobil baru, perbandingan mobil baru dan seken sekitar 65:35.

Deputy Director BCA Finance Suwandi Halim mengungkapkan, memang pembeli mobil baru lebih banyak daripada mobil bekas karena kemudahan kredit. Tapi pasar mobil baru tidak memakan penjualan mobil bekas, malah merangsangnya.



"Sampai tahun kemarin porsi mobil baru memang lebih banyak daripada mobil bekas. Komposisinya kurang lebih 65:35. Tapi itu tidak menurunkan penjualan mobil bekas, namun secara transaksi bertambah," paparnya di Jakarta.

"Kalau secara data memang susah ya kalau mobil bekas, kalau mobil baru kan bisa dilihat dari penerbitan STNK di Samsat. Tapi secara teori transaksinya bisa 2 kali lipat dari mobil baru," tambah Suwandi.

Melirik data Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, tahun lalu bursa ini mencatat penjualan mobil bekas sampai 38.000 unit. "Untuk data mobil bekas memang sulit ya, tapi sebagai gambaran kita sudah menjual 38.000 unit mobil bekas tahun kemarin," ucap Manajer Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih.

Tetapi untuk tahun ini, dirinya memaparkan hanya mematok target 35.000 unit. Karena, disinyalir kondisi di 2018 cukup bergejolak disebabkan oleh kondisi politik.



"Mobil seken potensinya tidak pernah turun karena mobil baru itu terus masuk. Karena bila mobil baru masuk, mobil bekas itu makin besar," kata Herjanto.

"Tapi tahun ini kita mematok angka di angka 35.000 (target), tetap dibanding tahun lalu. Karena ini tahun politik, kampanye saja sudah woro-woro sekarang. Kita tidak mau iming-iming tinggi lah," lanjutnya.

Melebarkan Sayap ke Karawang

Sementara itu setelah sukses menjadikan WTC Mangga Dua menjadi surga mobil bekas terbesar di Asia Tenggara, Bursa Mobil bekas WTC Mangga Dua lebarkan sayap ke Karawang, Jawa Barat. Hal tersebut dilakukan seiring permintaan mobil bekas yang tingggi di Jabodetabek.

"Harga murah dibandingkan dengan harga mobil baru menjadi daya tarik dari meningkatnya penjualan mobil bekas di luar kota seperti Karawang pada khususnya," kata Herjanto.

Dirinya memaparkan, salah satu faktor tingginya permintaan mobil bekas di Karawang yaitu, banyaknya orang yang bekerja sebagai pengemudi online yang memicu naiknya permintaan mobil bekas. Karena bisnis mobil bekas ini sangat unik, maka untuk penjualan mobil bekas tidak bisa maksimal kalau hanya dijual atau ditawarkan di rumahan saja, maka berangkat dari situlah Bursa Mobil WTC Mangga Dua dengan menggandeng Perumahan Resinda melihat peluang untuk membuka cabang di kota Karawang ini.

Bisnis yang mewadahi para padagang mobil seken, Bursa Mobil WTC Mangga Dua memberanikan diri membuka cabang di luar kota, dengan satu keyakinan dan juga melihat permintaan akan tempat untuk memasarkan mobil seken yang begitu tinggi pembangunan Bursa Mobil Resinda-WTCM2 di Karawang tidaklah berlebihan.

"Kegiatan pembangunan sudah sesuai rencana pertengahan Maret 2018 bisa serah terima kunci kepada penyewa. Para penyewa sudah bisa langsung membuka usahanya," ujar Herjanto



Terdiri dari 26 lot yang dihuni oleh 21 diler, di tahap awal WTC Mangga Dua menargetkan penjualan sebanyak 200 unit per bulan.

"Awalnya kita himpun pedagang dari Karawang, Cikampek, Purwakarta, Bekasi Timur, dan sekitarnya. Sekarang itu dulu, nanti baru melebar. Kita juga akan tambah 10 lot secepatnya, jadi diperkirakan 350 mobil disana," papar Herjanto.

"Prinsipnya pembukaan cabang ini juga terbuka bagi masyarakat luas. Karena lokasi memang sangat strategis dan merupakan lokasi premium di Karawang, maka peminatnya sangat meluber. Siapa cepat dia dapat. Saat ini tinggal beberapa unit kios lagi. Kita akan buka di Semarang nanti," tutupnya. (ruk/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed