Menteri Beramai-ramai Menjajal Mobil Listrik, Semua Senang

Menteri Beramai-ramai Menjajal Mobil Listrik, Semua Senang

Achmad Dwi Afriyadi - detikOto
Senin, 26 Feb 2018 14:40 WIB
Menteri Beramai-ramai Menjajal Mobil Listrik, Semua Senang
Airlangga Hartarto menjajal mobil Outlander PHEV (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Sejumlah menteri menjajal mobil listrik keliling Kementerian Perindustrian. Beragam tanggapan dari para menteri usai menjajal kendaraan dari Mitsubishi tersebut. Semua tampak senang.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno langsung mengendarai mobil pada pukul 11.24 WIB.

Menteri Perhubungan Budi Karya yang menjajal mobil listrik Mitsubishi Outlander PHEV (model SUV plug-in hybrid) takjub dengan suara mesin dari mobil yang dikendarainya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



"Satu teknologi yang advance dan mesinnya halus sekali," kata dia kepada detikOto di Kemenperin Jakarta, Senin (25/2/2016).

Dia juga mengatakan, mobil ini irit bahan bakar. Sehingga, bisa menempuh jarak yang panjang.

"Yang kedua bahan bakarnya itu bisa digunakan dengan jarak tempuh yang panjang," ungkapnya.

"Akselerasi bagus, kalau bahan bakar kaitannya akselerasi, akselerasinya bagus," sambung Budi Karya.

Lebih lanjut, Mitsubishi Outlander PHEV memiliki kecepatan maksimal 200 km/jam dan mampu menempuh jarak 800 km dengan kombinasi bahan bakar bensin dan tenaga listrik. Sedangkan jika hanya menggunakan tenaga listrik (full EV) mampu menempuh 55 km.

Selain itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan mobil listrik tersebut sangat nyaman dan ringan. Bahkan ia mengaku lupa berdiri bila duduk di dalam mobil tersebut.

"Ringan (mengendarai mobil). Rasanya kalau duduk lupa berdiri," katanya di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (25/2/2018).

Senada dengan Airlangga, Siti mengatakan bila mobil tersebut sangat bagus. Pasalnya mobil tersebut ramah lingkungan.

"Bagus. Kalau buat saya yang penting ini hal yang sangat baik karena dikaitkan dengan gas emisi kaca," imbuhnya.

"Ini nggak ada suara, enteng banget di dalamya enak," tutupnya. (zlf/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads