Melihatnya lebih dekat, dari ukurannya mobil tampak cocok untuk dikendarai di daerah perkotaan. Tapi sayangnya karena tenaganya listrik, kalau jalanan macet seperti di ibukota Jakarta, pastinya repot untuk mencari tempat pengecasannya ya.
Kalau mobil tiba-tiba mati dijalan karena kehabisan listrik, justru malah menyusahkan si penggunanya. Mobil sudah dilengkapi fitur yang cukup canggih, yakni bisa dikendarai hanya dengan satu pedal saja. Satu pedal itu bisa berfungsi sebagai gas dan juga rem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengendara tak perlu repot memindahkan kakinya dari pedal gas saat hendak mengerem. Karena saat pedal gas dilepaskan mobil otomatis bisa ngerem sendiri saat kita mengaktifkan fitur e-pedal.
Secara tampilan, mobil tak jauh beda dengan hatchback pada umumnya. Tak terlihat model yang menandakan kalau mobil adalah mobil listrik kecuali saat kita sudah masuk ke dalam dan menyalakannya.
Sayangnya mobil tersebut belum juga dijual di Indonesia. Regional Senior Vice President Nissan Motor Co Yutaka Sanada mengatakan pihaknya nanti akan memboyong mobil tersebut ke Tanah Air namun enggan membocorkan lebih lanjut soal waktu pastinya. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Dealer Mobil Jepang Berguguran di RI, Menperin Wanti-wanti Begini