Gaikindo Yakin Mercy Takkan Absen Setor Data Penjualan Lagi

Gaikindo Yakin Mercy Takkan Absen Setor Data Penjualan Lagi

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Rabu, 07 Feb 2018 08:23 WIB
Gaikindo Yakin Mercy Takkan Absen Setor Data Penjualan Lagi
Logo Mercy (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Mercedes-Benz tercatat sudah dua kali tidak menyetor data penjualan mereka pada Gabungan Indsutri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pertama pada 2012, dan 2017. Namun Gaikindo yakin hal tersebut tidak akan terulang kembali.

Sebab, seperti yang dikatakan Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, bahwa dengan adanya masalah yang sama ini, Gaikindo maupun Mercedes-Benz sudah menemukan jalan keluar, yang mana sudah disetujui oleh semua pihak termasuk kantor pusat Mercedes-Benz di Jerman.

"Nggak (terulang), saya rasa dia sudah tidak punya alasan lagi untuk tidak memberi data ke kita, karena ini semua sudah di komunikasikan ke kantor pusat mereka di Stuttgart, pemerintah sudah merestui," ujarnya kepada wartawan, di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiharto, juga mengatakan keyakinannya bahwa tidak akan ada lagi masalah yang sama terjadi dari Mercedes-Benz. Karena dengan jalan keluar yang sudah ditemukan dan disetujui, sudah sangat jelas, tidak ada yang dirugikan.

"Mereka sudah bicara langsung ko sama Pak Harjanto (Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika), waktu itu saya sambungkan telepon bicara langsung dan Pak Harjanto juga bilang oke, no problem, kita masukan ke Kemenperin.go.id. itu Gaikindo linknya di situ nanti supply data ke Gaikindo," tuturnya.

Meski data penjualan Mercedes-Benz nantinya akan dipublikasikan oleh lembaga pemerintah yakni Kemenperin, sebagai mana yang diminta oleh kantor pusat Mercedes-Benz, namun Mercedes-Benz Indonesia masih tetap menyetor datanya ke Gaikindo tidak langsung ke Kemenperin.

"Pemberian data tetap ke kita karena kita yang wajib mengumpulkan," ucap Jongkie.

"Di website Gaikindo tetap ada dia minta di link ke kemenperin.go.id, Anda coba buka web Kemenperin apabila perlu data otomotif silakan link ke Gaikindo, sama aja," tambah Nangoi. (khi/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads