Senin, 22 Jan 2018 18:23 WIB

Tahun Politik Dinilai Nissan Tidak Pengaruhi Penjualan Mobil

Ruly Kurniawan - detikOto
Foto: Nissan Foto: Nissan
Jakarta - Banyak yang memperkirakan bila sudah masuk tahun politik, daya beli masyarakat akan melemah. Tak terkecuali untuk pasar otomotif. Tapi, PT Nissan Motor Indonesia menganggap hal tersebut tidaklah berpengaruh.

Vice President Director of Marketing and Sales Nissan Motor Indonesia, Davy J. Tuilan memaparkan selama mobil dijadikan status sosial kondisi apa pun tak akan mempengaruhi daya belinya.



"Kalau di Indonesia, mempunyai mobil itu ialah status sosial, bukan karena hanya untuk dipakai. Jadi seperti harga minyak naik, politik, itu tidak akan mengubah behavior orang untuk beli mobil sebagai status sosial. Tapi kalau itu mengubah behavior orang naik mobil, iya," katanya di Jakarta.

"Orang mungkin akan naruh mobil di rumah dan naik LRT, kan sudah jadi nanti. Tapi kalau pembelian mobil itu tidak akan pengaruh. Sama kayak peristiwa BBM naik kemarin," lanjut Davy.



Tetapi pastinya akan ada sedikit pergeseran karakteristik pembelian mobil misalkan LCGC yang bakalan naik ketika harga BBM tinggi, dan lainnya.

"Nih tanpa terasa harga BBM dunia makin menaik, tapi apakah orang tidak beli mobil? Yang ada mereka tidak akan beli mobil yang mesinnya boros, tapi akan beli LCGC. Maka pasar LCGC akan naik terus. Tapi mobilnya akan dipakai gak? Nah itu tanda tanya. Bisa saja dia naik ojek, angkot, atau LRT. Kondisi politik juga demikian," ucap Davy.



Tapi ada hal yang disoroti oleh Davy yakni keputusan pemerintah untuk selalu melaporkan suatu barang apabila pembelian di atas Rp 500 juta. Kemungkinan, katanya, mobil premium akan melesu.

"Jadi tahun politik menurut saya tidak berpengaruh. Justru yang berpengaruh adalah kita belanja sesuatu (mobil) di atas Rp 500 juta harus lapor. Nah ini yang pengaruh. Karena kita kan males lapor. Maka segmen-segmen di Rp 500 ini akan sedikit terhambat," tutupnya. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed