Jumat, 19 Jan 2018 09:50 WIB

98% Mobil Terjual di Indonesia Adalah Merek Jepang

Muhammad Idris - detikOto
Pameran otomotif GIIAS 2017. Foto: Dadan Kuswaraharja Pameran otomotif GIIAS 2017. Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data penjualan mobil sepanjang tahun 2017 tercatat sebesar 1.079.534 unit, sudah termasuk truk di dalamnya. Jika dibandingkan dengan 2016, angka tersebut tumbuh tipis 1,6%.

Dari lebih dari sejuta mobil yang terjual tersebut, pabrikan asal Jepang masih dominan menguasai pangsa pasar dengan porsi penjualan sebesar 98% atau 1.060.236 unit.



Tercatat, saat ini ada 13 pabrikan Jepang di Indonesia antara lain Toyota, Daihatsu, Nissan, Suzuki, Mitsubishi, Honda, Isuzu, Hino, Mazda, UD Truck, Lexus, Subaru, Infiniti, dan Datsun.

Catatan lain yang menarik, merek mobil China yang relatif masih baru di Indonesia sudah bisa menjual 5.418 unit di Indonesia dengan pangsa 1%. Produsen kendaraan asal Negeri Tirai Bambu tersebut antara lain Wuling, Sokon, Geely, Faw, Foton, dan Chery.



Kemudian merek Eropa dengan total penjualan sebanyak 7.078 unit atau 1%. Kue kecil merek Eropa tersebut dibagi 13 perusahaan yakni Mercedez-Benz, BMW, Fiat, Volkswagen, MAN Truck, Scania, Audi, Smart, Mini, Peugeot, Renault, Volvo, Jaguar, Bentley, Land Rover, dan Alfa Romeo.

Pabrikan di luar Jepang, Eropa, dan China relatif masih sangat kecil alias di bawah 1%. Seperti merek Korea Selatan dengan dua pabrikan yakni KIA dan Hyundai yang penjualan keduanya hanya 2.108 unit.



Kemudian merek Amerika Serikat dengan pabrikan Ford, Chevrolet, Jeep, Dodge, dan Chrysler yang hanya bisa menjual 3.617 unit. Setelahnya ada merek India yakni Tata dengan penjualan 1.065 unit, dan terakhir merek Malaysia yakni Proton dengan penjualan hanya 12 unit.


(idr/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed