Demikian hasil studi Michael Sivak dan Brandon Schoettle dari Institut Penelitian Transportasi Michigan seperti dilansir Forbes, Selasa (16/1/2018). Di Amerika saja, mobil listrik hanya membutuhkan uang sebesar US$ 485 (Rp 6.465.535, US$1 = Rp 13.331) setahun.
Sementara mobil bermesin bensin membutuhkan biaya yang lebih mahal yaki US$ 1.117 (Rp 14,9 juta).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peneliti lainnya, James Anderson dari Harvard juga menemukan keunggulan mobil listrik. Mobil sangat enak dikendarai, mobil melaju cepat, dan senyap. Mobil juga tidak menyemburkan karbon dioksida di belakang mobil. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?