Selasa, 16 Jan 2018 09:35 WIB

Biaya Operasional Kendaraan Listrik Setengahnya Mobil Bensin

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Nissan IMx (Foto: Dikhy Sasra) Nissan IMx (Foto: Dikhy Sasra)
Detroit - Biaya operasional sering kali menjadi pertimbangan orang dalam membeli kendaraan. Nah untuk kendaraan listrik, biaya operasionalnya diyakini hanya setengahnya saja dari mobil bensin.

Demikian hasil studi Michael Sivak dan Brandon Schoettle dari Institut Penelitian Transportasi Michigan seperti dilansir Forbes, Selasa (16/1/2018). Di Amerika saja, mobil listrik hanya membutuhkan uang sebesar US$ 485 (Rp 6.465.535, US$1 = Rp 13.331) setahun.

Sementara mobil bermesin bensin membutuhkan biaya yang lebih mahal yaki US$ 1.117 (Rp 14,9 juta).

Tidak hanya meneliti biaya bahan bakar, biaya perawatan juga dihitung. Mobil atau kendaraan listrik biaya perawatannya lebih minim karena kendaraan memiliki suku cadang moving parts yang lebih sedikit, tidak memiliki knalpot, dan juga sedikit membutuhkan sistem pendinginan. Kendaraan listrik juga tidak butuh mengganti oli, fan belt, saringan udara, timing belt, busi dan suku cadang lainnya.

Peneliti lainnya, James Anderson dari Harvard juga menemukan keunggulan mobil listrik. Mobil sangat enak dikendarai, mobil melaju cepat, dan senyap. Mobil juga tidak menyemburkan karbon dioksida di belakang mobil. (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed