Malang - Suhu politik negeri tahun ini mulai memanas karena pemilihan kepala daerah. Bagaimana hal itu akan mempengaruhi penjualan mobil di tanah air? Berikut ramalan Toyota dan Agen Pemegang Merek (APM) mobil.
Executive General Manager PT. Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto mengatakan meski ada keriuhan pilkada, penjualan mobil akan mengalami sedikit penurunan tahun ini.
"Pasar tahun ini akan mencapai sekitar 1.066.000, lebih kecil dari tahun sebelumnya, ini masih perkiraan karena beberapa APM belum memasukkan angkanya," ujarnya di Malang, Jawa Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun 2017 lalu, pasar otomotif roda 4 mencapai 1.060.000 sampai 1.070.000. Tahun 2018 ini Toyota menargetkan memiliki pangsa pasar 35 persen. Suryo menegaskan tahun ini orang akan bersikap
wait and see dalam membeli mobil. "Kalau kondisi keamanan stabil, orang akan spending, kalau gak orang akan nyimpen terus nih (dananya). Jadi banyak isu negatif yang mempengaruhi industri dan perilaku konsumen, sehingga ia masih berjaga-jaga untuk mengeluarkan dananya," ujarnya.
(ddn/ddn)
Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri