Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh sebuah kelompok peduli lingkungan asal Brussels, Belgia ditemukan kalau mobil listrik yang beredar di negara-negara dengan intensitas gas rumah kaca tinggi dari pembangkit listrik masih mencemari hampir sama seperti mobil diesel.
Polandia sebagai contohnya. Di sana cukup peduli dengan penanganan polusi udara dan sudah mulai intensif terhadap pengembangan mobil listrik. Tetapi ternyata mobil listrik tak sepenuhnya berpengaruh terhadap tingkat polusi dan lebih baik dari mobil diesel baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Studi juga menemukan pada tahun 2030 mobil-mobil listrik akan menghasilkan setengah dari emisi mobil diesel secara keseluruhan. Hal itu berbanding terbalik dengan yang disampaikan bos Fiat Chyrsler Sergio Marchionne.
Sergio menyatakan pengembangan mobil listrik dalam 15 tahun terakhir justru meningkatkan penggunaan energi fosil yang menambah pencemaran udara.
"Soal emisi karbon yang berhubungan dengan mobil listrik, baterainya dibuat menggunakan bahan batubara, itu sama saja dengan mobil yang menggunakan mesin bensin," kata Sergio dilansir Motortrend, Kamis (2/11/2017). (dry/ddn)











































Komentar Terbanyak
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus
Raja Mobil Listrik di Indonesia Semester Pertama 2026