Taksi Online Haram di Jepang dan Taksi Konvensional Banting Harga

Laporan dari Jepang

Taksi Online Haram di Jepang dan Taksi Konvensional Banting Harga

M Luthfi Andika - detikOto
Rabu, 25 Okt 2017 09:51 WIB
Taksi Online Haram di Jepang dan Taksi Konvensional Banting Harga
Foto: Tim Infografis-Fuad Hasim
Tokyo - Jika ada sebutan menjamurnya taksi online di Indonesia memang tidak lepas dari mahalnya argo taksi konvensional di Tanah Air.

Namun berbeda dengan kondisi yang ada di Jepang nih Otolovers, boleh jadi di Jepang taksi online dianggap ilegal dan belum diperbolehkan, namun sadar akan kebutuhan transportasi tersebut dan agar masih bisa bersaing pemerintah Jepang memangkas argo taksi konvensional.

"Taksi online di Jepang itu jarang dan di sini kurang resmi. Hanya satu atau dua saja, dan itu hanya ada Uber. Tapi penduduk Jepang memang lebih senang naik kereta karena memang lebih tepat waktunya," ujar Rini tour guide pada ajang Tokyo Motor Show 2017 bersama Daihatsu, yang sudah tinggal di Tokyo Jepang sejak 1993.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi sekarang harga taksi turun yang argo awalnya 730 yen kini menjasi 410 yen. Hal ini dilakuka agar pengguna menggunakan taksi lebih banyak lagi dan mengubah pikiran bahwa taksi itu lebih mahal," tambah Rini.

Rini juga menjelaskan, akibat semakin susahnya lahan parkir di kota besar seperti Tokyo, kini ada parkiran motor yang sudah menggunakan lift sehingga mobil bisa diparkir secara di tumpuk.

"Parkiran lift itu juga ada di Tokyo, jangankan mobil sepeda juga ada parkir yang bertingkat. Ya itu karena parkiran di Tokyo sudah sulit, mungkin nanti di Jakarta juga akan seperti itu," kata Rini. (lth/dry)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads