CEO Mitsubishi Motor Corp Osamu Masuko dalam jumpa pers yang disiarkan lewat live streaming dari Jepang mengatakan Mitsubishi sudah menerima pelajaran besar setelah adanya skandal efisiensi BBM tahun lalu. Mitsubishi tidak menginginkan ada lagi skandal di perusahaannya.
"Tahun lalu kami mendapatkan masalah yang besar, dan kami mendapatkan pelajaran yang berat. Pada akhirnya kami melakukan reformasi sumber daya manusia, reformasi struktural, dan meningkatkan kontrol internal, jadi saya pikir kami sudah mengontrolnya," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pabrik ini bahkan lebih canggih dari pabrik Mitsubishi di Jepang, seperti Okazaki dan Mizushima yang sistemnya masih manual. "Okazaki tahun depan akan menggunakan finger print, kemudian Mizushima," ujarnya.
Terkait kualitas mobil, Mitsubishi, lanjut Osamu, sudah melakukan pengecekan internal terhadap kualitas mobil yang diproduksi dalam beberapa tahun terakhir. "Kami review semua dokumen kami pastikan tidak ada," ujarnya (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri