Selayaknya kendaraan pada umumnya, mobil listrik juga memiliki dilema tersendiri terkait dengan harga jualnya. Karena, tidak hanya biaya perakitan, berbagai part dan fitur yang disematkan, hingga ongkos kirimnya saja yang menentukan harga jual pada mobil tersebut. Biaya baterai juga memiliki peranan penting di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biaya baterai sekarang turun sangat cepat, jadi dalam waktu dekat, biaya kendaraan listrik akan sebanding dengan mobil konvensional," kata Masaki Sakuyama selaku Presiden dan CEO Mitsubishi Electric, seperti dilansir CNBC.
Baca juga: Belanda Bakal Larang Mobil BBM |
Dalam kesempatan yang sama, ia menambahkan bahwa baterai kendaraan listrik bisa menjadi lebih murah untuk diproduksi daripada mobil tradisional dengan mesin pembakaran seperti sekarang.
Sebagai informasi, Mitsubishi Motors yang merupakan bagian dari aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, saat ini memproduksi mobil listrik hatchback yang disebut i-MiEV. Mobil tersebut dapat melaju dengan kekuatan 330 volt, dengan baterai lithium-ion 16 kilowatt. Tak hanya itu, pembuat mobil lainnya seperti General Motors, Ford, Volkswagen, dan lainnya sedang mengembangkan hal yang sama, bahkan kini beberapa dari mereka sudah merilisnya. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Meski Ditunda, Pick Up Mahindra Buat Kopdes Sudah Tiba di Priok