Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Senin 25 September 2017, 16:36 WIB

Dubai Siapkan 5 Insentif untuk Mobil Listrik

M Luthfi Andika - detikOto
Dubai Siapkan 5 Insentif untuk Mobil Listrik BMW i3 (Foto: BMW)
Dubai - Meski berlimpah dengan minyak, negara Timur Tengah sudah sadar dengan keberadaan mobil listrik. Untuk memperbanyak populasi mobil yang ramah lingkungan ini, Dubai menyediakan 5 insentif bagi pemilik mobil listrik.

Dikutip dari Khaleej Times, Senin (25/9/2017) saat ini baru ada 800 unit mobil listrik di Dubai. Pemerintah Dubai berhasrat pada 2020, 2 persen dari kendaraan yang ada di Dubai bakal menggunakan listrik. Angka itu kemudian bertambah menjadi 10 persen pada 2030.

Untuk meningkatkan populasi, ada 5 insentif yang disiapkan. Yakni pertama gratis pengisian baterai di 100 stasiun pengisian baterai yang akan dibangun sampai akhir 2019, kedua, gratis parkir di 40 kantong parkir di Dubai.

Ketiga dibebaskan dari biaya Road and Transport Authority (RTA), semacam bea balik nama untuk kendaraan listrik. Keempat mendapatkan Salik Tag (semacam On Board Unit untuk membayar jalan tol) dengan gratis, dan kelima pelat nomor yang unik untuk kendaraan listrik.

CEO Dubai Electricity and Water Authority (DEWA) Saeed Mohammed Al Tayer, 5 insentif ini akan membantu otoritas Dubai mengatasi tantangan dalam mempromosikan mobil listrik di Dubai.

"Tantangan utama adalah kita tidak melihat mobil listrik di pasaran, dan kami ingin melakukan penetrasi di pasar dengan menyediakan insentif-insentif tadi. Saya yakin pemerintah, kalangan swasta atau kalangan individu akan berganti menggunakan kendaraan listrik ketika tahu berapa uang yang bisa mereka hemat," ujarnya.

Dubai mengharapkan tahun 2020 ada 32.000 unit mobil hybrid dan listrik yang beredar di jalanan. Tahun 2030, angka itu diharapka bertambah menjadi 42.000 unit.

Al Tayer mengatakan, menggunakan mobil listrik akan lebih hemat, selain mengurangi emisi karbon dan melindungi lingkungan.
Renault ZoeRenault Zoe Foto: Motor1


"Mengisi baterai mobil Renault hanya membutuhkan 7 dirham (Rp 25.000), bandingkan dengan 120 dirham (Rp 400 ribuan) yang harus dikeluarkan untuk mengisi bensin mobil Renault. Mobil Tesla hanya butuh 29 dirham (sekitar Rp 100 ribu), ketimbang mobil BBM yang membutuhkan 200 dirham (Rp 725 ribuan)," ujarnya.

Dubai Siapkan 5 Insentif untuk Mobil ListrikFoto: Dina Rayanti


Mungkin bisa dicontoh Indonesia? (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
FJB Otomotif +