Di Indonesia, industri otomotif masih didominasi oleh pabrikan asal Jepang. Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) lalu, 10 merek dengan penjualan terbanyak di Indonesia, mayoritas adalah merek mobil dan truk dari Jepang. Hanya Chevrolet yang merupakan pabrikan non Jepang di urutan 10.
Indonesia masih menjadi pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara. Pabrikan China, Wuling pun mencoba peruntungannya di negeri ini. PT SGMW Motors Indonesia (Wuling Motors) mencoba menantang dominasi pabrikan Jepang dengan mobil murah.
"Indonesia adalah market terbesar di Asia Tenggara dan ekonomi Indonesia sangat stabil. Jadi kami merasa Indonesia sangat cocok untuk investasi," kata Wakil Presiden Penjualan, Layanan dan Pemasaran Kendaraan PT SGMW Motor Indonesia, Cindy Cai saat ditemui di pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perekonomian Indonesia terus meningkat dan market otomotif juga meningkat. Kami berharap bisa menyediakan mobil terjangkau di Indonesia. Dan bukan cuma harga murah, kami berharap bisa memberikan produk yang sesuai harga, pantas untuk dibeli, dan harga itu bisa dijangkau orang Indonesia," kata Cindy.
Itu juga termasuk layanan purnajualnya. Wuling ingin menghadirkan layanan purnajual yang lebih terjangkau.
"Kami akan memberikan servis yang cost-nya bisa dijangkau oleh masyarakat, kami memberikan servis yang berbeda dengan produk lain," ujar Cindy. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit