Seperti dilansir Reuters, Jumat (7/7/2017), lembaga pengawas kualitas, inspeksi dan karantina China di situsnya mengatakan 3 merek mobil itu baru melaporkan sejumlah kecil kendaraan untuk dites dan dianalisis ketimbang menyediakan rencana penarikan kendaraan.
Lembaga pemerintah sudah bertemu dengan perwakilan produsen mobil dan meminta mereka memenuhi kebijakan serta menarik kendaraan secepat mungkin dari jalanan China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Duarr!! Suara Airbag Mengembang Mirip Letusan
Total ada 37 produsen yang menggunakan airbag bermasalah di China. 24 merek sudah menarik sekitar 10,59 juta kendaraan sampai akhir Juni, sedangkan 5 merek berencana untuk menarik 1,26 juta kendaraan.
Airbag berpotensi meledak secara berlebihan dan menyebarkan serpihan logam yang bisa mencederai penumpang dan pengendara. Di Indonesia pabrikan mobil pun sudah mengumumkan recall. Namun kesadaran pengguna mobil untuk membawa kendaraan mereka ke bengkel masih rendah.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Kenapa Balik Nama Mobil-motor Bekas Masih Harus Keluar Duit?