Merosotnya penjualan Nissan Juke di Amerika disebut membuat Nissan terpaksa akan menghentikan crossover itu. Nissan Kicks disiapkan menjadi penggantinya.
Namun, GM Startegy Marketing Nissan Motor Indonesia, Budi Nur Mukmin tak membenarkan isu itu. Dia malah menyebut bahwa isu hoax.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi menjelaskan, karakter Juke dan Kicks berbeda. Kalau Nissan Juke, karakternya lebih emosional sehingga mementingkan desain dan performa.
"Kalau Kicks itu produk yang mementingkan unsur fungsionalitas juga. Dan mereka bermain di segmen berbeda," kata Budi.
"Di luaran, kita bicara di Amerika Latin, harga Juke lebih mahal dari Kicks. Jadi secara positioning berbeda. Jadi gosip yang bilang Juke akan disuntik mati tidak benar," sambung Budi.
Nissan Kicks Foto: Nissan |
Budi mengakui, penjualan Juke memang tidak semoncer dulu. Dia membenarkan bahwa Juke sudah 'menua' dan butuh penyegaran.
"Memang harus diakui seiring berjalannya waktu Juke ini ageing. Tapi Juke ini pasar mobil yang emosional, niche. Jadi memang jadi tugas kita untuk membenahi agar Juke ini competitiveness lebih meningkat. Kapan waktunya pasti kita akan melakukan refreshment," kata Budi. (rgr/ddn)












































Nissan Kicks Foto: Nissan
Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit