"Saya kira udah puluhan tahun ya masa depan sedan begitu-begitu aja karena sedan dipakai untuk kendaraan formal terutama perusahaan-perusahaan jadi untuk manajer kelihatan lebih formal dibanding datang dengan pakai MPV kayak mau liburan gitu," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy, di Jakarta.
Meski begitu HPM mengaku pasar sedan masih ada. Penjualannya sedan di HPM masih ditopang oleh model Civic.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar sedan yang cenderung menurun diakibatkan oleh mobil tersebut masih dikenakan pajak barang mewah yang mengakibatkan harga sedan lebih mahal. Jikalau nantinya aturan tersebut diubah, Jonfis mengatakan tidak akan berpengaruh banyak terhadap penjualan sedan.
"Tergantung ada perubahan yang besar atau tidak ya misalnya perubahan PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah), tapi penambahan juga tidak terlalu besar, berkisar 3-5 persen," tutur Jonfis. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik