Menurut Presiden Direktur PT Eurokars Motor Indonesia, Roy Arman Arfandy pihaknya menargetkan penjualan Mazda naik minimal 17 persen pada tahun 2017 ini dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini, Mazda menargetkan penjualan mobil di angka 6.000 unit sampai 7.000 unit.
"Tahun lalu kan jualannya 5.100-an unit. Tahun ini kita di angka 6.000-7.000 unit dengan didukung oleh 5 varian baru ini," kata Roy di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sales, Marketing & Public Relation Director Eurokars Motor Indonesia, Ricky Thio menambahkan, kondisi masyarakat Indonesia saat ini membuat Mazda percaya penjualannya naik. Apalagi masyarakat di kelas menengah ke atas mulai bertambah.
"Kalau menurut saya, memang Indonesia ini middle segment-nya mulai banyak. Mazda kan harganya di kisaran Rp 250 jutaan sampai Rp 600 jutaan. Itu menurut kami ssangat cocok untuk masyarakat Indonesia saat ini," ujar Ricky.
Untuk itu, mulai tahun ini Mazda pun membawa model-model yang jarang dimainkan merek lain. Misalnya menjual Mazda6 Estate.
"Itu yang kita akan isi celah-celah yang selama ini masih ada peluang. Pas orang-orang (merek lain) mengisi kelas bawah, kita mengisi segmen yang memang tidak terpikirkan. Misalnya Mazda6 Estate, itu ada peluang. Karena yang main di segmen itu siapa sih, tidak banyak," kata Ricky. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya