Diberitakan Reuters, Rabu (1/3/2017), Isuzu akan mengakuisisi saham GM sebesar 57,7 persen di Kenya. Di sana, GM memproduksi kendaraan komersial bermerek Isuzu dan menjual kendaraan merek Chevrolet. Namun, lebih dari 90 persen kendaraan yang dijual di sana adalah merek Isuzu.
Pasar mobil di Kenya ini sendiri memang terbilang belum begitu besar. Setahun hanya sekitar 30 ribu mobil yang terjual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui CEO GM, Marry Barra, pabrikan asal Amerika Serikat ini menyatakan mulai memeriksa kinerja mereka di wilayah Amerika Serikat dan China untuk menurunkan jumlah penjualan dan berfokus pada investasi saham yang lebih menguntungkan.
Sementara itu, GM sedang membahas rencana menjual merek Opel di Eropa kepada pabrikan asal Prancis, Peugeot SA. Selain itu, GM juga sudah menutup atau menurunkan tingkat operasi mereka di Rusia, Indonesia, dan Thailand.
"Kami mungkin sekarang akan terlihat kejam dengan kebijakan ini, tapi ini akan kami lanjutkan untuk melihat pasar mana saja yang sekiranya kurang potensial dan tidak kami lanjutkan untuk beroperasi di sana," jelas Presiden GM, Dann Ammann. (rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek